Sabtu, 30 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 14



Moo Ryong akan pergi, tapi kemudian ia berbalik dan meralat ucapan selamat dari Yoo Hee untuknya "Aku tidak akan menikah. Seung Mi berbohong padamu. Selamat malam".
Moo ryong melangkah keluar sementara Yoo Hee terpaku masih mencerna kata2 Moo ryong.

Moo Ryong sudah masuk lift, dan yoo Hee mulai berlari mengejarnya...............................
Yoo Hee terus berlari mengejar Moo Ryong, sampai di lobi ia tetap tidak menemukannya. Mata Yoo Hee terus mencari-cari dan akhirnya menemukannya, Moo ryong terlihat dari balik kaca sedang berjalan di luar.

Yoo Hee kembali berlari mengejar Moo ryong, dan saat berhasil menyusulnya, ia langsung memeluknya dari belakang, sementara Moo Ryong menghentikan langkahnya.


(Lokasinya sama persis dengan adegan waktu Moo ryong mematahkan ponselnya jadi dua)
"Kenapa aku tak bisa mengeluarkan kau dari pikiranku, kenapa?" tanya Yoo Hee.
Tanpa memberi jawaban, Moo Ryong membalikkan badannya dan memegang tangan Yoo Hee. Yoo Hee mengira diam itulah jawabannya moo ryong, ia menunduk kecewa dan akan pergi. Namun Moo Ryong segera menarik Yoo Hee ke dalam pelukannya "aku juga rindu padamu"

Rabu, 27 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 13

Huah, seperti dugaan, semalam Witch yoo Hee nya tamatttttt.....................berarti masih ada3 episode lagi yang belum di rekap....




Joon Ha mengajak Yoo Hee makan malam yang romantis di sebuah aula (mirip stadion mini) yang luas dan hanya ada mereka disana .........iiiih, aku mah takuuuuuuuuuut!!!!......
Joon Ha mengeluarkan cincin dalam kotak beludru hitam dan akan memasangkannya pada Yoo Hee. Yoo Hee bimbang, "entah apa aku bisa menerima cincinnya, ini terlalu mendadak"
"terima saja dulu. kalau ternyata nanti kau berubah pikiran, baru kau kembalikan" kata Joon Ha meneruskan memasang cincinnya.

Kembali ke restoran tempat Moo ryong dan Seung Mi. "kurasa aku tak bisa menikahimu" kata Moo ryong "ini bukan masalah siap atau tidak, ini hanya alasan.........Seung Mi, jujur, aku sangat menyukaimu. Tapi kurasa aku tidak bisa menikahimu" lanjutnya lagi.
Seung Mi mencoba mengalihkan topik, ia mengatakan bahwa ia tidak tahu kalau Moo ryong merasa terbebani, dan mereka bisa berpura-pura topik perkawinan tidak pernah ada .

Yoo Hee pulang, di kamarnya ia terus menatap cincin berlian dari Joon Ha, tapi yang dipikirannya ternyata malah cincin mainan warna pink dari Moo Ryong.
Yoo Hee menggelengkan kepalanya berusaha menghilangkan piikirannya tentang Moo ryong (cieh2, tanpa sadar dah bener2 nyangkut di hati tuh MR, hehehe).
Yoo Hee mencopot cincin dari Joon Ha, ia lalu membuka lacinya, dan memakai kembali cincin plastik plastik pinknya. Yoo Hee tersenyum mengingat saat Moo ryong mengatakan ia merindukannya dan tidak menyesal datang malam itu (dan terkunci berdua di studio).

Moo Ryong dan seung Mi melanjutkan kencan mereka ke tepi sungai Han (masih bisakah ini disebut kencan?)
"apa yang kini akan kau lakukan? mau kucarikan pekerjaan?" tanya Seung Mi
Moo ryong menolaknya, ia mengalihkan pembicaraan dengan menawarkan membelikan minum dan permisi untuk membelikannya.

Sementara Moo Ryong pergi, ponselnya yang di tinggal di kursi berbunyi, panggilan dari Yoo Hee. Seung Mi mengangkatnya, ia meminta agar Yoo Hee tidak lagi menelpon Moo ryong, dan menyatakan ketidaksukaannya  terhadap yoo Hee yang terus menelpon pacarnya. "Kami akan menikah. Moo Ryong merasa tidak nyaman.............." belum selasai Seung Mi berbicara, ponselnya telah di rebut Moo ryong.
"apa yang kau lakukan?" tanyanya marah.

Senin, 25 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 12

Moo ryong datang ke lokasi syuting iklan karena permintaan Yoo Hee, sementara ia mengurus kliennya., Yoo Hee meminta Moo ryong menunggunya di Ruang make up.
Setelah membereskan urusan kliennya, Yoo Hee menemui Moo ryong, dan ereka mulai percakapan seru dan bermain2 dengan wig yangada disana.

Menyangka semua orang sudah keluar, setelah membereskan peranti syuting, pak Lee, Hee Jung dan kru produksi iklan pulang. Terakhir bagian keamanan mulai mematikan lampu2.
 
Moo Ryong dan Yoo Hee yang masih berada di ruang make up terkejut saat lampu tiba2 padam. Moo Ryong mengeluarkan Ponselnya (kalo gak salah) sebagai penerangan sementara.
Sama-sama terkejut berdiri dalam posisi berdekatan, Moo Ryong mulai mencari jalan keluar. Mereka melihat ada harapan saat mendengar suara pintu di tutup, mereka mulai mencari arah suara. Sayang pintu2 keluar sudah di kunci, dan percuma mereka memanggil2 dan menggedor, karena si petugas sedang memakai earphone.


Yoo Hee mulai mencari2 ponselnya di tas namun tidak menemukannya. Moo ryong me-misscall ponsel Yoo Hee (wuih quickdial no.1!!), tapi tetap tidak di temukan. Sementara Moo ryong mencari2 sesuatu, Yoo Hee  meminjam ponsel Moo ryong untuk menelpon. Yoo Hee (yang mungkin jaim) agak berbelit meminta  tolong pada Joon Ha, ditambah ia panik saat Moo Ryong dengan senang memberitahu ia menemukan senter.
Yoo Hee terpaksa memberitahu ia terjebak bersama Moo ryong, namun belum sempat ia memberitahu lokasi dimana ia terjebak, ponselnya mati karena lowbatt.


Joon Ha terlihat khawatir, mungkin lebih karena Yoo He terkunci berduanya dengan Moo ryong. Ia bergegas keluar membawa mobilnya.


Yoo Hee melampiaskan kemarahannya pada Moo Ryong. Ia menganggap semua adalah salahnya Moo Ryong, kenapa dia harus datang, kenapa harus main-main dengan wig di ruang make up, kenapa dan kenapa.
Moo Ryong tidak terima dan membela diri. Dia kesana karena Yoo Hee menelpon memberitahu butuh bantuannya,  ia bisa saja bilang tidak dan tak perlu datang. ,Moo Ryong akhirnya mengatakan ia menyesal telah datang.


Minggu, 24 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 11

yang diTIPI, kalo gak salah ngitung hari selasa adalah the last episode....................huaaaa, keteteran euy....
Seperti yang sudah2, mohon dimaklumi kalo ada salah2 cerita ato persepsi, maklum ingatan dan catatan guideline selama nonton CUMA seadanya...ckckck, kadang nonton sambil nulis yg penting2, abis itu pas nulis rekapsnya 2- 3 hari kemudian lupa apa detilnya ato bahkan gabisa baca tulisan sendiri, wkwkwk


Yoo Hee dan Joon Ha sedang dalam perjalanan ke perjalanan Pyeong Yang. Yoo Hee membantu joon Ha dengan melihat panduan lewat GPS. Tidak lama presdir Ma menelpon Yoo Hee menanyakan kapan Yoo Hee akan memperkenalkannya dengan pacar barunya (ckckck, ada ya bapak yang pinter main sandiwara kayak gini)

Moo Ryong yang khawatir terus mencoba meyakinkan Johnny untuk ke Pyeong Yang.
(ini bayangannya Johny)
Johny mulai membayangkan kalau Joon Ha mencoba mendekati dan mencium Yoo Hee saat mereka hanya berdua, akhirnya ia setuju. Mari yang kebetulan mendengar, bersemangat untuk ikut, ia menyarankan mereka pergi bersama-sama termasuk dengan Seung Mi.
"ayo kita main!!" tba-tiba terdengar suara Se Ra  nimbrung, ia menyingkirkan Mari dari hadapan Johny, "Pyeong Yang? Yoo Hee juga sedang disana!" katanya bersemangat. Mendengar nama Yoo Hee, seung Mi melihat Moo Ryong.

Sepanjang perjalanan, para cewekyang duduk di belakang kecuali Seung Mi yang tertidur di tengah mulai ribut mencari perhatian Johny.

Joon Ha dan Yoo Hee tiba di rumah liburan. Yoo Hee bersiap-siap untuk masak spaghetti untuk Joon Ha. "apa kau memang bisa memasaknya?" tanya Joon Ha
"tidak yakin, tapi kupikir akan menyenangkan"
"jangan kau buang2 tenagamu, kita makan di luar saja" jawab Joon Ha santai (gak mikirin Yoo Hee ampe bela2in bawa bahan masakan jauh2).
Yoo Hee agak kecewa, ia mengingat Moo Ryong yang dengan senang hati memakan masakan tidak enaknya dan tetap memujinya sebagai usaha yang hebat.
Joon Ha menggandeng Yoo Hee akan keluar untuk makan, namun langkah mereka di hentikan oleh 5 sekawan Moo ryong dan teman2nya.
"ada apa? kalian mau apa?" tanya Yoo Hee kaget
"Joon Ha sunbae!! sejak kapan kalian sedekat itu?" Se Ra menyapa Joon Ha.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 10

Sekalian menjawab komenan : aku gak punya DVD ato Video hasil DLan ni drama, jadi hunting via Dramabeans+Hancinema.... sebenernya mmg banyak adegan menarik, tapi ya memang sumber gambar terbatas.... udah gitu, kadang gak semua gambar yang pgn di masukin sukses nge-uploadnya---inet lemot......hehehe, ngeles... btw, thanks buat semangat dan masukan2nya......

 
Yoo Hee tiba di taman saat mulai turun hujan. Ia sempat mencari-cari dimana Moo ryong saat tiba2 Moo ryong muncul dengan payung dan senyumnya.
Yoo Hee sempat marah kepada Moo ryong dan bertanya dari mana dia (kenapa baru datang sekarang?). Dengan senyum yang tetap, Moo Ryong menjawab ia sebenarnya tadi sudah datang, tapi karena langit mendung ia sengaja membeli payung dulu. Enggak tau karena senyum Moo Ryong, ato karena penjelasannya, marahnya Yoo Hee pun reda
Mereka lalu melangkah pergi.

Seung Mi menatap hujan dan ponselnya. (mungkin ia nunggu kabar dari Moo ryong?)

Joon Ha baru akan pulang, ia melihat belanjaan Yoo Hee yang berisi ponsel yang tertinggal di jok belakang mobilnya. Ia lalu teringat pembicaraan dengan Presdir Ma. "aku tidak menyukaimu, tapi Yoo Hee menyukaimu. Bagaimana kalau kalian berkencan lagi?"

Karena Yoo Hee sudah basah, mereka akhirnya memutuskan pulang. Dalam perjalanan pulang, di taxi Yoo Hee mendapat telepon dari Johnny, yang mengabarkan bahwa Ho Tae finalis lawan Mari terluka tangannya, jadi ia memberikan Moo Ryong kesempatan menggantikannya.

Moo Ryong meminta Yoo Hee mencoba membuat makan malam, dalam rangka untuk berlatih memasak untuk pacar.
 
Yoo Hee yang belum pernah benar-benar masuk dapur, asal memotong bahan masakannya, hingga Moo ryong harus mengajarinya dan membuat Yoo Hee takjub. Yoo Hee bisa mengikuti contoh yang di berikan, tapi ia lalu menangis karena bawang bombay.
Saat Yoo Hee diminta menambahkan minyak, ia justru menambahkan anggur, yang ada wajannya langsung dipenuhi api dan wajahnya cemong2, wkwkwkwk.


Kamis, 21 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 9

Hosh...hosh... hosh....REkor!! baru kali ini bikin rekapan ampe 9 episode!! angkat jemmpol buat diriku sendiri, wkwkwkwkwkw......


Seung Mi sedang akan membawakan minuman untuk Moo ryong dan tamunya, saat ia mendengar Presiden Ma meminta agar Moo Ryong untuk tidak lagi kencan dengan Yoo Hee, Seung Mi tanpa sadar menjatuhkan nampannya dan mengakibatkan gelas yang dibawa pecah berantakan. Ia langsung mencoba membereskan, namun segera di ambil alih pelayan, dan Seung Mi segera berlari keluar dari sana.

Presiden Ma jelas merasa terganggu dengan kejadian barusan, Moo Ryong kemudian pamit meninggalkannya.

Johny Sedang akan masuk kedalam saat tiba-tiba seung Mi buru2 buka pintu dan hampir menabraknya, ia masih memperhatikan Seung Mi yang terus berlari saat tiba2 kembali Moo ryong buru2 membuka pintu dan juga hampir menabraknya.
(kalo gak salah, ini namanya menara Seoul, restoran Johny tuh ada disini)
Moo Ryong mengejar Seung Mi keluar, ia mencoba menjelaskan bahwa semua tidak seperti yang Seung Mi pikirkan.
 
"kenapa semua jadi seperti ini? "tanya Seung Mi terluka. Moo Ryong lalu menjelaskan ia dan Yoo Hee sengaja berbohong pada Presdir Ma untuk sementara. Seung Mi lalu mengatakan ia sudah lelah dengan semuanya, dan memohon agar Moo ryong mau segera keluar dari rumah Yoo Hee. Melihat air mata dan luka akibat pecahan gelas di tangan Seung Mi, membuat Moo ryong merasa bersalah.
Sementara itu, Johny sedari tadi memperhatikan mereka.

Moo Ryong sudah hampir sampai di unit apartemen Yoo Hee, ia terus mengingat omongan Seung Mi. Ia ragu untuk masuk dan akhirnya menelpon Yoo Hee.

Yoo Hee sedang di kantornya, ia teringat saat kejadian di bioskop dan tersenyum sendiri. Ia lalu menerima telpon dari Moo ryong yang memintanya datang ke bar Sung Min.

Joon Ha minum2 di bar, ia terus mengingat saat saat mantan tunangan, pacar baru tunangannya serta direktur RSnya ada di dalam satu lift yang sama dengannya. Ia juga mengingat pertemuannya dengan presdir Ma.

Di bar, Yoo Hee menolak minum karena dia membawa mobil. Saat Moo Ryong dengan heran bertanya mengapa membawa mobil saat diajak minum, Yoo Hee dengan santai menjawab agar ia bisa mengantar Moo Ryong pulang. Yoo Hee mencoba menjelaskan perhatiannya itu pada Moo Ryong juga cuma bohongan, jadi ia meminta agar Moo ryong jangan tersentuh.
Bimbang melihat perhatian Yoo hee padanya, dengan ragu-ragu Moo Ryong mulai  memberitahu Yoo Hee bahwa ia ingin menghentikan semua, dan ia meyakinkan Yoo Hee bahwa ia akan mencari cara agar tetap bisa melunasi hutangnya.
Yoo Hee menebak bahwa semua karena seung Mi "kau belum memberitahunya?"


(latar gambarnya bagus!!--susah ni nyari kebetulan yang kayak gini)
Seung Mi berjalan sendirian memikirkan masalahnya dengan Moo ryong, ia mendatangi bar Sung Min dan menemukan Yoo Hee sendirian ada disana. Seung Mi memberi salam dan akan mencari meja sendiri karena awalnya menyangka Yoo Hee sedang ada janji dengan orang lain.
Yoo Hee meminta Seung Mi duduk bersamanya saja karena ia disana sedang bertemu dengan Moo ryong.
Mendengar nama Moo ryong, tak sadar Seung Mi menyiram Yoo Hee dengan segelas air. Seung Mi kaget sendiri dengan perbuatannya, dan ia mencoba meminta maaf. Muncul Moo ryong yang baru keluar dari toilet, awalnya melihat Seung Mi ia tersenyum, tapi kemudian menyadari ada yang aneh. Ia terkejut melihat rambut Yoo Hee sudah basah kuyup dan berta nya apa yang Seung Mi lakukan.
Moo ryong mengeluarkan sapu tangannya dan mencoba mengeringkan rambut Yoo Hee, namun Yoo Hee menolak. Tanpa sepatah katapun Yoo Hee pergi keluar.

Moo ryong akan mengejar Yoo Hee, namun seung Mi terus menahannya. Setelah pergulatan pikiran yang cukup lama, Moo ryong mengabaikan Seung mi dan mengejar Yoo Hee yang sudah berada di dalam mobilnya.

Yoo Hee sedang mengeringkan rambutnya saat di lihatnya Moo ryong melalui kaca spionnya, namun ia juga melihat seung Mi yang ikut keluar dan menahan Moo ryong dengan memeluknya dari belakang.
Yoo hee langsung pergi. 
Moo Ryong menyalahkan Seung Mi yang justru membuat keadaan lebih sulit. Kalo gak ada kejadian tadi, mungkin Moo ryong dah membereskan perjanjiannya ma Yoo Hee.

Moo ryong yang pusing meninggalkan Seung Mi namun ia juga tidak pulang ke rumah. Ia menemui Johny dan mencoba curhat padanya.
"Jangan tertawa! ini semua salahmu" katanya melihat reaksi Johny.
 
Moo Ryong kembali meminta Johnny untuk mendekati Yoo Hee, tapi Johnny mengatakan tidak. Saat ditanya  mengapa, Johny meyakinkan Moo ryong bahwa ia lebih suka tetap berteman baik.
"teman? Ya ... hal yang baik ketika kita berteman " kata Moo ryong menyesal
"Apakah kamu menyesal? Kencan dengan Seung Mi, maksudku
Moo Ryong menjawab bukan itu  maksudnya (kayaknya Moo ryong lebih mikirin Yoo hee dari pada Seung Mi)

Yoo Hee masih memikirkan Moo ryong yang dipeluk Seung Mi, ia mencoba menghilangkan pikirannya dengan berkata pada dirinya sendiri bahwa semua itu hanya pura (ia dan Moo Ryong hanya pura-pura).

Dalam mabuknya, Joon Ha menelpon Yoo Hee yang langsung datang. Yoo Hee terpaksa membawanya ke hotel, dengan susah payah ia mencoba membuat Joon Ha nyaman dengan tidurnya.
 
 (kenapa gak suruh pelayan hotel aja sih? gitu aja kok repot). Ia sempat memperhatikan wajah Joon Ha yang sedang tertidur sebelum akhirnya pulang.

Moo ryong mencoba menelpon Yoo Hee karena tidak menemukannya di apartemennya, sayangnya ponsel Yoo Hee tertinggal di kamarnya. Moo Ryong yang mencoba menunggu Yoo Hee tertidur dalam keadaan duduk dikamarnya, ia terbangun saat sekilas di dengarnya suara pintu tertutup. Moo Ryong langsung ke kamar Yoo Hee dan menemukan Yoo Hee sudah tidur di tempat tidurnya, ia lalu menutup pintu kamar Yoo Hee.

Esoknya Yoo Hee medatangi presdir Ma "kau menemui Moo Ryong? tolong berhenti menyulitkannya". Yoo Hee lalu mejelaskan bahwa kencannya dengan Moo ryong hanya pura-pura saja.
"dasar anak nakal" itu reaksi presdir Ma, sebelum Yoo Hee pergi, ia mengingatkan tentang rencana kencan buta denga putra direktur Yoon. Di luar dugaannya Yoo Hee setuju.

Sesampainya di kantor, dia melihat para karyawannya sedang sibuk makan di ruang rapat, ternyata karena Moo Ryong yang datang dan membawa makanan. Moo Ryong tetap melanjutkan kencan pura-pura mereka (hm, padahal semalem niat mo nyudahin, mungkin karena merasa bersalah Yoo Hee disiram Seung Mi kali ya) Moo Ryong bahkan memanggilnya sayang dan menyuapinya. Hee Jung mengagumi Yoo Hee yang mau berkencan dengan pembantunya seperti di film.

Saat berdua, Yoo Hee menanyakan mengapa Moo ryong datang, padahal semalam denga jelas ia mengatakan akan berhenti. Ternyata maksud kedatangan Moo Ryong untuk meminta maaf atas kelakuan Seung Mi semalam, namun disanggah Yoo Hee. Menurut Yoo Hee, Seung Mi tidak salah.
Moo ryong juga berubah pikiran akan kembali melanjutkan perjanjian mereka, karena waktunya juga tidak lama hanya satu minggu. Jadi menurutnya akan lebih mudah menyelesaikan saja isi perjanjian di banding harus mencari lagi cara yang lain.

Pak Lee menerima telpon dari presdir Ma, ia meyakinkan presdir bahwa Yoo Hee benar2 berkencan dengan  Moo ryong. Presdir Ma kesal pada pak lee, karena laporannya tidak akurat, lha jelas2 Yoo Hee tadi bilang sendiri kencannya cuma pura2.

Seung Mi menunggu Moo ryong di dekat pintu masuk restoran, ia menanyakan apa Moo ryong masih tinggal dengan Yoo Hee. Dia kembali meyakinkan Moo ryong bahwa ia bisa memminjamkan uang.
"Tidak bisakah kau percaya padaku? ini bukan masalah uang. Kalau kau begini terus, aku merasa buruk"
"Aku tidak bermaksud seperti itu."


Di dapur, kesibukan mulai terasa, Johny mulai membagikan bahan makanan untuk lomba memasak, Moo ryong kebagian ikan. Semua peserta kini hanya 4 orang, 2 cowok dan 2 cewek.


Sementara itu, Yoo Hee sedang rapat, saat ia mendapat pesan video dari Mu-ryong;
"Yoo Hee, kau tahu siapa aku? Aku adalah Supermannya Ma Yoo Hee! Kapanpun kau membutuhkanku, aku akan pergi terbang menemuimu! Superman! ... Sepertinya aku akan terlambat pulang, karena lomba memasak akan segera dimulai. Yoo Hee, aku mencintaimu!"
Para karyawan yang ikut mendengar semua tersenyumn, sementara tanpa sadar Yoo Hee tertawa. Saat sadar ia sedang rapat ia menanyakan sampai mana rapat mereka, padahal rapatnya dah selesai, wkwkwk Semua gara2 Superman tuh.


Mari diam-diam menyabotase Moo Ryong, ia memberi ikannya dengan banyak garam.


Yoo Hee lalu pergi keruangannya dan membalas pesan dari Moo ryong:
"Moo Ryong, jika kamu Superman, lalu aku apa? Wonder Woman? Aku akan jadi Wonder Woman mu. Moo Ryong, aku mencintaimu."
Johnny tidak sengaja ikut mendengar pesan itu dan melihat Moo Ryong dengan pandangan bertanya. Mo ryong menjelaskan itu bagian dari praktek kencan untuk Yoo Hee.

Perlombaan di mulai, sesaat sebelum mulai Johnny meminta agar mereka saling bertukar bahan, dengan alasan bahwa seorang koki bisa saja berada dalam situasi yang tidak terduga, dan mereka harus mampu beradaptasi. ah, kasihan peserta cewek satu lagi yang dapet ikan asin.

Yoo Hee mendatangi RS tempat Joon Ha bekerja, ia menanyakan kabar Joon Ha setelah semalam. "oh, kadi kau yang membawaku ke hotel?" mendapat jawaban ya, Joon Ha hanya berkata pendek "tenang saja, kejadian semalam tidak akan terjadi lagi" ia lalu permisi pergi karena ada panggilan untuknya. (kasian Yoo Hee).


Pak Lee kembali mendatangi restoran Moo ryong "kau tidak apa-apa makan mie tiap hari? tanya ibu
pak Lee tersinggung mengira ia di sindir untuk selalu makan gratis dan menjawab ia akan membayar. Ibu Moo Ryong di satu sisi senang, di sisi lain merasa bersalah karena menyinggung pak Lee, ia lalu meralat ucapannya "seharusnya kau makan masakan istrimu di rumah"
Kali ini pak Lee benar2 tersinggung, karena pak Lee itu ternyata masih lajang.

Seung Mi menelpon keluarga Moo ryong, yang diangkat ibu. Ibu menanyakan apakah hubungan Seung Mi dan Moo ryong baik2 saja.


Moo Ryong dan Yoo Hee lalu kembali berkencan. ia menutup mata Yoo Hee. Yoo Hee membayangkan mereka berdua akan makan di dalam sebuah stadion besar, namun saat membuka matanya ternyata hanya restoran kecil biasa. Makanannya pun biasa, yang istimewa adalah tempat itu sudah di penuhi balon2 dan pita2.
 
Moo Ryong mengatakan itu hanya untuk latihan, ia tidak dapat menyewa stadion megah karena tidak mampu membayarnya. Yoo Hee bisa mendapatkan versi mewahnya nanti dengan pasangan sungguhannya. 

Yoo Hee dimanjakan dengan di suapi (MAU!!!!). Moo Ryong juga memberinya hadiah, yang isinya jubah tidur baru untuk menggantikan jubah lamanya. Menurut Moo Ryong jubah lamanya sudah tidak layak pakai, karena sudah bolong. Melihat Yoo Hee enggan menerimanya, Moo Ryong menebak karena jubah lamanya yang bolong itu pemberian Joon Ha. Yoo Hee lalu menceritakan bahwa jubah itu milik ibunya. Jubah itu dan kotak musik adalah peninggalan yang tersisa dari ibunya saat bercerai dengan sang ayah. Yoo Hee juga sambil menangis bercerita bahkan ia tidak bisa melihatnya sebelum dia meninggal, karena ibunya telah pindah luar negeri.
Moo Ryong menhibur Yoo Hee dan menyeka air matanya.

Joon Ha di panggil oleh direktur RS, ia terpaksa di pecat karena tidak juga pindah dari RS itu.

Di apartemennya, Moo Ryong menyediakan Shoufle sebagai camilan saat Yoo Hee bekerja. Baru sesuap mencoba cakenya (aku kurang begitu suka liat cara Yoo Hee makan dan mengunyah), Yoo Hee mendapat telpon yang mengingatkan soal rencana kencannya. 

Moo Ryong lalu mulai banyak bertanya soal teman kencan Yoo Hee kali ini, "kenapa? kau cemburu?" tanya Yoo Hee. Yoo Hee meyakinkan Moo ryong yang di lakukan hanya untuk menyenangkan ayahnya
Moo Ryong membantahnya, ia hanya khawatir bahwa Yoo Hee akan bertemu cowok brengsek seperti kencan yang lalu.
"Kemudian kau akan datang menyelamatkanku seperti waktu itu?"
"Kita lihat nanti ... Tapi jika dibutuhkan, panggil aku segera. Seperti yang kubilang, aku Superman-mu."

Yoo Hee bertemu kencannya, kali ini dia benar-benar bosan.

Moo Ryong sedang di dalam bis saat ia tertidur dan bermimpi Yoo Hee mengatakan akan menikah dengan kencannya kali ini.

Yoo Hee tidak tahan, ia lalu bangun dan akan pergi, namun tangannya di cekal kencannya yang mengatakan ia masih punya banyak cerita untuk Yoo Hee. Yoo Hee dalam hatinya memanggil Moo ryong "Superman, bantu aku!" dan melihat Moo Ryong tiba dengan kostum Superman.
(lucu liat Jae Hee yang kurus, di buat gendut gara2 pake kostum superman)
Ternyata itu hanya khayalannya, ia kecewa karena yang di lihatnya ternyata pelayan. Ia terpaksa duduk lagi dan mengatakan bahwa ia sebenarnya sudah punya pacar. Teman kencannya yang rupanya sudah tahu semua cerita tentang Yoo Hee dari presdir Ma mengatakan ia tahu Yoo Hee berbohong. Tapi tiba-tiba muncul Moo ryong yang asli "kupikir aku sudah bilang jangan menemui cowok lain. Apakah kamu begitu takut dengan Presdir?" ia lalu menarik Yoo Hee pergi. Si cowok teman kencan yoo Hee cuma bisa melongo.


Dengan kesal, Yoo Hee melepaskan tangannya dari Moo ryong dan bertanya apa yang Moo ryong lakukan. Moo Ryong lalu menjawab bahwa ia mengira Yoo Hee butuh bantuannya, jika tidak, Yoo Hee bisa kembali ke kencannya dan memperbaiki kesalahpahaman.
Yoo Hee seperti akan kembali tapi kemudian "Lupakan saja, aku lapar! Ayo kita makan"

Pak Lee mencoba memberitahu ibu Moo Ryong bahwa Moo ryong dan Yoo Hee berpacaran, Ibu Moo ryong tidak percaya, tapi kemudian dilihatnya Moo ryong datang bersama Yoo Hee. Yoo Hee mengkonfirmasi bahwa ia dan Moo ryong tidak sedang berkencan.


Presdir Ma menerima laporan soal kencan Yoo Hee yang gagal, ia marah dan merasakan sedikit sakit di dadanya. Ia lau menerima laporan dari pak Lee bahwa Moo ryong dan Yoo Hee tidak berkencan. Presdir ma kesal dengan pak Lee yang selalu salah memberikan info . wkwkwk kasian pak Lee.

Song Hwa sedang akan mengirim pesanan saat ia bertemu Seung Mi. Saat tahu Seung Mi akan ke restorannya, Song Hwa menyarankan agar seung Mi jangan datang dulu karena di sana sedang ada Moo ryong dan Yoo Haee. Seung Mi mengabaikan saran Song Hwa dan tetap kesana, tapi Moo ryong ternyata sudah pergi, ia hanya menemukan ponsel Moo ryong yang tertinggal. Seung Mi disambut hangat oleh ayah moo ryong.

Seung Mi pulang dari rumah Moo ryong dengan naik taxi. Iseng ia membuka isi ponsel. Pertama ia tersenyum saat dlihatnya wallpaper ponsel itu adalah foto dirinya bersama Moo ryong. Ia tetap tersenyum saat membuka galeri fotonya juga adalah foto2 dirinya. Namun senyumnya langsung hilang karena foto2 terbaru justru berisi foto2 Yoo Hee, beberapa bahkan ada yang foto mesra berdua dengan Moo ryong. Seung Mi lebih shock lagi saat melihat video ungkapan Moo ryong yang mengklaim sebagai Supermannya Yoo Hee.


Yoo Hee mengejar Moo ryong yang akan berbelanja karena Moo ryong meninggalkan dompetnya. Tapi kemudian Yoo Hee memutuskan akan menemani Moo Ryong belanja. Melihat Yoo Hee memakai pakaian yang tidak cukup tebal, Moo ryong menawarkan tangannya untuk di gandeng Yoo Hee agar mereka lebih hangat.
Seung Mi tiba di depan apartemen Yoo Hee dan melihat mereka bersama-sama. yoo Hee berbalik dan berlari kembali ke arah txi yang masih menunggunya. Moo ryong mengejar seung Mi dan mencoba menahannya.
"Apakah kau akan mengatakan ini kesalahpahaman yang lain? bahwa tidak ada apapun di antara kalian berdua?" Seung Mi mengembalikan ponsel Moo ryong "aku sudah melihat semuanya. Jadi jangan nilang ini salah paham lagi. Aku muak sekarang. Kepercayaan? Kau ingin aku percaya?" Seung Mi mulai menagis dan lari masuk ke Taxi. Moo ryong tidak bisa mengejarnya, ia melampiaskan kemarahannya dengan mematahkan ponselnya dan membantingnya ke trotoar.

Dari jauh, Yoo Hee tetap menatap Moo ryong.


Esoknya, MooRyong mencoba berbicara dengan Seung Mi, ia mengatakan bahwa Seung Mi punya hak untuk marah. Tapi Seung mi memotong pembicaraan Moo ryong dengan berdalih ia harus mulai kerja.
"Kalau begitu, kita bicara setelah bekerja?"
"Entahlah. Kupikir tidak ada gunanya" jawab Seung Mi dingin. Dari jauh Johny mengawasi mereka.


Lomba di lanjutkan dengan lomba membuat dessert. Kali ini peserta tinggal tiga orang, cewek yang dapet ikan asin dah gak ikutan. Banyak pikiran membuat Moo ryong tidak konsentrasi dan ia kalah.


Sementara itu, Yoo Hee menuai pujian dari kliennya karena presentasi konsep iklannya di nilai bagus.

Joon Ha sedang membereskan mejanya saat Presdir Ma menelponnya.
"Jadi. Bagaimana menurutmu jika kau kencan dengan Yoo Hee lagi? "

Pada hari terakhir perjanjian kencan mereka, Yoo Hee membelikan ponsel baru untuk Moo Ryong. Saat keluar dari toko, ia bertemu Joon Ha yang lalu mengajaknya  kepameran mobil. Namun di mobil Joon Ha, Yoo Hee tidak terlalu bersemangat dengan kencannya, ia menatap jam di dasboard mobil dan melihat jam telah hampir jam 5 sore jam yang ia dan Moo ryong sepakati sebagai janji kencan terakhirnya di taman (apa gitu-liat episode 8).


Sementara Moo ryong terus menunggu

 Yoo Hee menemani Joon Ha melihat-lihat pameran, namun ia yang yakin Moo Ryong menunggunya lalu meminta maaf pada Joon Ha ia ada janji penting dan meninggalkan Joon Ha sendirian di pameran itu. Joon Ha menatap kepergian Yoo Hee.
Naik taxi Yoo Hee berusaha secepatnya sampai ke Fountain park (taman air muncrat, soale ada air muncrat guede disitu).
Saat Yoo Hee masuk taman, hujan deras tiba-tiba turun. Di bawah hujan ia berdiri di tempat tadi Moo ryong berdiri dan mulai celingak-celinguk mencari-cari dimana Moo Ryong.
Ia kemudian merasa seseorang memayunginya, dan saat ia menoleh, ia melihat Moo Ryong sedang memayunginya. 




cre: seluruh gambar dari dramabeans


-------------------haVe A Wonderful NighT All-----------------------------

Selasa, 19 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 8

karena pengen cepet, kadang gak ngecek lagi soal salah2 ketikan ato aliran cerita--maklumi aja, heheh....lain waktu kalo bisa akan ada edit ulang...


Yoo Hee memberanikan diri meminta agar Joon Ha menjadi pacarnya. Tapi Joon Ha menolaknya. 
Yoo Hee dalam kesedihannya menelpon Moo ryong yang saat itu sedang bersiap masuk studio bioskop. Saat didengarnya suara Seung Mi, Yoo Hee menutup telponnya (mungkin ia gak mau ganggu mereka). Moo ryong heran kenapa telponnya di tutup, namun ia mencoba menyembunyikannya dari Seung Mi. Mereka pun mulai masuk studio bioskop.

Yoo Hee terus berjalan tanpa arah, tak mempunyai pilihan akhirnya ia mendatangi Johny.
 
Johny melihat Yoo Hee dalam kesedihannya, dan terbawa suasana sehingga mulai menciumnya. (gambar sensor, :P)


Yoo Hee terkejut tidak menyangka Johny menciumnya (mungkin antara marah, sedih, kaget) langsung pergi dan tidak menghiraukan Johny yang mengejar dan memanggilnya. Johny menyerah, ia menyesalinya.

Sementara itu Moo ryong dengan gelisah terus mencoba menghubungi Yoo Hee yang mengabaikan telponnya. Khawatir sesuatu yang buruk telah terjadi, Moo ryong meminta maaf pada Seung Mi karena ia harus pergi. Seung Mi sempat mengejarnya keluar, menahan lengannya dan bertanya ada apa. Saat Moo ryong menyebut nama Yoo Hee, Seung Mi melepaskan tangannya.

Moo Ryong sampai di rumah terlebih dulu, ia langsung menghampiri Yoo Hee saat Yoo Hee baru sampai. Moo Ryong lalu menanyakan apakah Yoo Hee sudah di tolak oleh Joon Ha, saat melihat anggukan, Moo Ryong berkomentar bahwa ia senang mendengarnya, karena menurutnya Yoo Hee itu terlalu baik untuk Joon Ha.
 
Yoo Hee masuk kekamarnya, ia menatap kotak musik dan membukanya. Ia terlihat sedih sekaligus marah, menatap tirai tempat tidurnya yang lalu dirusaknya untuk kemudian menagis tersedu-sedu. Moo Ryong hanya bisa mendengarnya dari balik pintu..




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...