Minggu, 24 Oktober 2010

Witch Yoo Hee -- rekap episode 11

yang diTIPI, kalo gak salah ngitung hari selasa adalah the last episode....................huaaaa, keteteran euy....
Seperti yang sudah2, mohon dimaklumi kalo ada salah2 cerita ato persepsi, maklum ingatan dan catatan guideline selama nonton CUMA seadanya...ckckck, kadang nonton sambil nulis yg penting2, abis itu pas nulis rekapsnya 2- 3 hari kemudian lupa apa detilnya ato bahkan gabisa baca tulisan sendiri, wkwkwk


Yoo Hee dan Joon Ha sedang dalam perjalanan ke perjalanan Pyeong Yang. Yoo Hee membantu joon Ha dengan melihat panduan lewat GPS. Tidak lama presdir Ma menelpon Yoo Hee menanyakan kapan Yoo Hee akan memperkenalkannya dengan pacar barunya (ckckck, ada ya bapak yang pinter main sandiwara kayak gini)

Moo Ryong yang khawatir terus mencoba meyakinkan Johnny untuk ke Pyeong Yang.
(ini bayangannya Johny)
Johny mulai membayangkan kalau Joon Ha mencoba mendekati dan mencium Yoo Hee saat mereka hanya berdua, akhirnya ia setuju. Mari yang kebetulan mendengar, bersemangat untuk ikut, ia menyarankan mereka pergi bersama-sama termasuk dengan Seung Mi.
"ayo kita main!!" tba-tiba terdengar suara Se Ra  nimbrung, ia menyingkirkan Mari dari hadapan Johny, "Pyeong Yang? Yoo Hee juga sedang disana!" katanya bersemangat. Mendengar nama Yoo Hee, seung Mi melihat Moo Ryong.

Sepanjang perjalanan, para cewekyang duduk di belakang kecuali Seung Mi yang tertidur di tengah mulai ribut mencari perhatian Johny.

Joon Ha dan Yoo Hee tiba di rumah liburan. Yoo Hee bersiap-siap untuk masak spaghetti untuk Joon Ha. "apa kau memang bisa memasaknya?" tanya Joon Ha
"tidak yakin, tapi kupikir akan menyenangkan"
"jangan kau buang2 tenagamu, kita makan di luar saja" jawab Joon Ha santai (gak mikirin Yoo Hee ampe bela2in bawa bahan masakan jauh2).
Yoo Hee agak kecewa, ia mengingat Moo Ryong yang dengan senang hati memakan masakan tidak enaknya dan tetap memujinya sebagai usaha yang hebat.
Joon Ha menggandeng Yoo Hee akan keluar untuk makan, namun langkah mereka di hentikan oleh 5 sekawan Moo ryong dan teman2nya.
"ada apa? kalian mau apa?" tanya Yoo Hee kaget
"Joon Ha sunbae!! sejak kapan kalian sedekat itu?" Se Ra menyapa Joon Ha.



Joon Ha sepertinya terganggu tapi akhirnya keadaan memaksanya harus bersikap ramah dan menerima mereka semua.
 
Gak tahu gimana caranya, Yoo Hee, Moo Ryong dan Johny naik boat bertiga, di susul Seung Mi, Se Ra dan Mari di  belakangnya.
 
Sementara Joon Ha duduk sendirian menunggui mereka, wkwkwk.

Pak Lee kembali mendatangi restoran ayah Moo ryong, ia tidak menemukan siapa2. Pak Lee melihat ada adonan di atas meja dapur, ia yang penasaran lalu mencoba membuat mi. Tidak lama datang ayah Moo ryong "tidak semudah kelihatannya ya?!" tanyanya ramah, adonanpun di ambil alih dengan pak Lee yang terpesona melihatnya.

Saat ada kesempatan, Yoo Hee mengajak Moo Ryong berbicara. Yoo Hee bertanya apa yang sedabg Moo ryong lakukan. Joon Ha melihat mereka, namun saat ia akan mendekati, ponselnya berbunyi dan karena itu telpon dari presdir Ma, ia tidak bisa menolak.
"pulanglah! kalau kau berulah, kau tahu akibatnya kan?" ancam Yoo Hee mengepalkan tinju ke wajah Moo ryong.
Pembicaraan mereka terhenti saat datang Seung Mi datang

"ya saat ini aku sedang bersama putrimu. Jangan terlalu sering menelponku" Joon Ha sedang berbicara di telpon. Tak sengaja johny mendengarnya, ia lalu mendekati Joon Ha dan mengatakan "Joon Ha-sshi, Yoo Hee benar2 menyukaimu. Tolong jaga dia, dia lebih lemah dari kelihatannya" Joon Ha mendengarnya tanpa ekspresi, saat Yoo Hee masuk, Johny lalu meninggalkan mereka. Moo ryong lalu masuk "aku lapar, kalian tidak lapar?" tanyanya.

Sementara itu di rumah keluarga Moo Ryong,
Pak Lee ikut makan bersama keluarga Moo Ryong, ia stress karena cemburu melihat kemesraan Song Hwa dengan pasangannya dan juga ayah dengan ibu moo Ryong.

Yoo Hee dan joon Ha duduk berduaan, "maaf sunbae, karena mereka suasananya jadi kacau"
joon Ha memaklumi dan ia memeluk Yoo Hee (setiap adegan Yoo Hee ma Joon Ha pelukan keliatan kaku).
Mereka buru2 melepaskan pelukan karena suara Moo ryong "kalian sedang apa? ayo kita makan!" Moo Ryong tersenyum jahil sementara Joon Ha dan Yoo Hee kesal.

Makan akan segera di mulai, Johny masih sibuk di dapur. Yoo Hee hendak mengambil sesuatu di dapur, kesempatan itu dipakai Johny untuk menanyakan kepada Yoo Hee tentang ayahnya.
"ayahku bahkan tak tahu kalau kami berkencan" jawaban Yoo Hee membuat Johny berpikir sesuatu............

Malam itu, mereka memainkan Game botol -dimana botol diputar, dan yang kebagian kepala botol harus jujur menjawab pertanyaan dari yang lain. Kali ini Joon Ha yang kena "Sunbae, kenapa kau berkencan dengan Yoo Hee? apa pertanyaanku terlalu blak2an? apa yang kau sukai dari Yoo Hee?" tanya Se Ra
Joon Ha berupaya menghindar dengan bertanya balik "apa yang Yoo Hee suka dari aku? padahal aku tidak punya kelebihan"
"apa kau mencintai Yoo hee?" tanya Moo Ryong, semua termasuk Yoo Hee menunggu jawaban. Joon Ha tidak menjawab, sehingga Moo ryong mengulanginya lagi, diamnya Joon Ha membuat yang lain ikut tidak nyaman. Moo Ryong menyimpulkan bahwa keengganan Joon Ha menjawab bisa diartikan tidak.
"aku tak mau jawab, hukum saja aku" jawab Joon Ha seraya pergi.

Pak Lee ikut berkaraoke bersama keluarga Moo ryong. 
Kasihan ayah yang merasa diabaikan karena ibu Moo ryong malah asyik nyanyi berduaan dengan pak Lee. Akhirnya ayah sukses mindah2in lagu yang di puter wkwkwk.

Di kamarnya, Joon Ha mengeluarkan sebuah cincin dan sejenak berpikir kemudian ia menuju kamar Yoo Hee yang sedang tidur. Moo Ryong yang baru datang dari luar, sempat melihat Joon Ha naik tangga ke kamar Yoo Hee.
 
Joon Ha memandang Yoo Hee, ia ingat pertanyaan Moo ryong soal apakah ia mencintai Yoo Hee "yang benar saja, cinta? tidak ada alasan untuk tidak mencintaimu (kalo aku nangkepnya lebih ke arah negatif, harta, dan kekuasaan ayah Yoo Hee yang tidak akan tidak di cibtai Joon Ha). Joon Ha lalu bermaksud mencium Yoo Hee dalam tidurnya, namun malah membuat Yoo hee bangun dan refleks berteriak. Saat Yoo Hee bangun, tak sengaja kepalanya sempat menyundul wajah Joon Ha.
Moo Ryong mendengar jeritan Yoo Hee dari bawah, dan memikirkan yang terburuk. Dia buru-buru naik dan masuk lalu tanpa bertanya apapun langsung menghajar Joon Ha, Joon Ha tidak terima dan keduanya akhirnya berkelahi.

Datang Johny dan Seung Mi. Johny berusaha melerai, ia memegang Moo ryong sementara Yoo Hee menarik Joon Ha. 
Yoo Hee dengan marah menampar Moo Ryong, sementara Seung Mi terlihat shock.
 
Yoo Hee terus menghawatirkan Joon Ha, sementara itu Joon Ha melemparkan senyum kemenangan ke arah Moo ryong. (ckckck, melemparkan senyum?)

Sementara di dalam rumah terjadi keributan, Mari dan Se Ra yang merasa terabaikan minum berdua. Sera mengatakan bahwa tunangannya telah mencampakkannya, dan ia sangat kesal karena Yoo Hee bisa melampauinya dalam banyak hal. Terutama ia kini mendapatkan cinta Joon Ha, juga mendapat perhatian penuh dari Moo Ryong. "Johny juga menyukai Yoo Hee?" tanya Se Ra lebih histeris lagi saat di beritahu MaRi.

Johny sudah membawa Moo ryong keluar, saat Moo ryong beranjak hendak menemui Yoo Hee untuk minta maaf, Johny menahannya "besok saja" dan Moo ryong menurutinya.

Moo Ryong melihat Seung Mi, ia mengejarnya untuk berbicara dan meminta maaf.
"kau ini kenapa ikut campur?" tanya Seung Mi
"karena aku khawatir"
"kau harus tahu posisimu. Aku tidak suka sikapmu terhadap Yoo Hee. Aku ini pacarmu, bukankah seharusnya kau lebih menghawatirkanku?"

Kembali ke rumah, Yoo Hee menanyai alasan kelakuan Moo Ryong di Pyeong Yang. Moo ryong menjawab semua karena ia mengkhawatirkan Yoo Hee, dan terus memikirkannya. Ia juga mengatakan bahwa Yoo Hee bisa menemukan pria yang lebih baik dari Joon Ha, Moo Ryong bahkan bersedia membantunya. Bukan Joon Ha, ada sesuatu tentang Joon Ha yang ia tidak suka.
 
Yoo Hee tidak bisa menerima segala alasan Moo ryong, ia minta agar Moo ryong membereskan barang-barangnya.
 
Yoo Hee juga memberikan uang sebagai sebagai upah jasanya (setelah kontrak selesai).

Johny masih di restorannya menerima telpon soal Alison. Moo Ryong datang dan mengatakan ia telah diusir Yoo Hee dan meminta ijin untuk sementara tinggal di restoran.

Esoknya Yoo Hee membawa Joon Ha menemui dengan ayahnya, dan memperkenalkannya secara resmi. Presdir Ma selalu membicarakan tentang perusahaan, sehingga Yoo Hee mengingatkan ayahnya, tapi di potong oleh Joon Ha. Menurut Joon Ha ia tidak apa.
" aku tidak menyukainya " kata Presdir mengenai Joon Ha yang lalu di iyakan oleh Falan "aku juga!".
Tapi setidaknya ia lebih baik dari pacarmu sebelumnya" (maksudnya Moo ryong).

Joon Ha mengantar Yoo Hee pulang, ia baru sadar ponsel Yoo Hee tertinggal dan membukanya, ada video Supermannya Moo ryong disana.

Dapur sedang sibuk saat seorang pegawai mengatakan ada tamu yang mencarinya. Saat di lihatnya seorang blelaki bule tersenyum dan seakan menyapanya, Johny hendak melangkah mundur. Ia kemudian lega saat di lihatnya lelaki bule tadi bukan tersenyum padanya, berarti bukan itu tamunya. (hm, masih bingung apa yang bikin Johny takut ma tamu bule?).

Yoo Hee pulang langsung mengecek kamar Moo ryong, dan ternyata kamarnya sudah kosong. Yoo Hee lalu menuju kulkas untuk mengambil minum, dan ia menemukan banyak Post-it menempel di pintu kulkasnya.
 
Muncul senyum di wajah Yoo Hee, ia membacanya "Ingat, aku supermanmu!"; "tak peduli kapanpun, Senyumlah!"; "aku meninggalkan makanan di kulkasmu, yang bisa kau panaskan dan makan" . Moo ryong juga meninggalkan amplop berisi uang (ngembaliin uang yang Yoo Hee kasih malem sebelumnya) dan surat di meja dapur.
Di surat itu Moo ryong mengatakan bahwa ia menyesal atas apa yang terjadi di Pyeong Yang. Ia juga mendapatkan banyak hal dari Yoo Hee, sehingga ia menganggap semuanya impas.

Sementara itu, Moo Ryong berbaring di ruang loker karyawan. Ia langsung bangun saat ada yang mengetuk pintu, Seung Mi masuk. Seung Mi mengajak Moo Ryong untuk pulang bersamanya. Moo Ryong menolak, ia mengatakan lebih nyaman di restoran.

Joon Ha mendatangi apartemen Yoo Hee dan bertemu di luar, Yoo Hee akan ke supermarket (waaah, dah bisa belanja sendiri rupanya?). Joon Ha mengembalikan ponsel Yoo Hee.

"apa sebaiknya kita menikah saja?"tanya Seung Mi
"apa kau menanyakan itu karena aku tak punya tempat tinggal? apa dengan keadaanku yang sekarang ini, aku pantas memikirkan pernikahan?"
Tahu kelanjutannya tidak akan membuatnya senang, Seung Mi menyela dan mengatakan mereka harus membicarakannya nanti.
"akan lebih sulit untuk mengatakan nanti." kata Moo Ryong menghentikan Seung Mi
"Kalau begitu jangan mengatakannya. Jika kamu sulit untuk mengatakannya, apakah menurutmu akan mudah bagiku mendengarnya? "
"Tetapi setidaknya dengarkan aku."
"Tidak, aku tak mau. Kita akan membicarakannya nanti. " Seung Mi terus menolak dan iapun pergi.



Joon Ha menemani Yoo Hee belanja dan ia mengantar sampai pintu lalu bertanya apakah Yoo Hee punya waktu untuk berbicara. Yoo Hee menolak dengan alasan lelah, "kita bicara lagi" katanya singkat.
Di dalam, Yoo Hee terus2an melihat ponselnya, ia lalu membuka video dari Moo Ryong dan tersenyum menatapnya.

Esoknya, di dapur restoran, Johnny meminta Moo Ryong membuat saus. Johny yang masih berada di dekatnya menerima telpondari Yoo Hee. Moo Ryong sempat berhenti dari apa yang sedang dia kerjakan saat di dengarnya nama Yoo Hee.

Yoo Hee mengunjungi butik kliennya di temani pak lee (kayak ngumpulin produk unggulan yang ada disana sebagai bahan iklan). Ia sesaat terpana saat melihat Moo Ryong di meja kasir, padahal ternyata itu hanya lamunannya saja. Kasian cowok di kasir yang disangka Moo ryong, ampe terheran2, heheh.

Sore itu, Johny memberikan tantangan terakhir, yaitu MELAYANI. Moo Ryong mendapatkan tugas melayani Yoo Hee dan Joon Ha. Sementara Mari melayani Se Ra.
 
Keduanya mendapat tugas yang sama sulit. Joon Ha yang selalu memandang remeh, dan Sera yang selalu berusaha membuat Mari kesal.
Kali ini Moo Ryong pemenangnya.

Yoo Hee sedang berada di lokasi syuting iklan sekaligus pertemuan dengan kliennya. Saat klien meminta proposalnya, yoo Hee menyadari dia meninggalkannya di rumah. Berusaha mengulur waktu, akhirnya Yoo Hee menelpon Moo Ryong meminta bantuannya mengambilkan proposal tadi di meja kerja dirumahnya.  

Saat Moo Ryong datang, ia mengucapkan terima kasih dan memintanya menunggunya di ruang make up, sementara ia bergegas menemui kliennya. Saat terburu-bru mengambil tasnya, ponselnya tersenggol dan masuk ke dalam salah satu box properti.

Setelah mengantar klien hingga ke mobilnya, Yoo Hee mendatangi ruang make up. 
Moo Ryong mencoba mencairkan suasana dengan bermain2 wig yang ada di sana.

sementara syuting sudah beres dan para kru mulai membersihkan  lokasi. Pak Lee menanyai Hee Jung soal Yoo Hee, Hee Jung menjawab ia melihat Yoo Hee keluar bersama klien. 

Tampaknya tidak ada yang menyadari Yoo Hee dan Moo Ryong masih ada, mereka mulai panik saat tiba-tiba lampu2 mulai di matikan. 

Mereka berdua berada di dalam kegelapan.



------------------------------enjoy ouR life---------------------------------

cre: gambar dari dramabeans dan hancinema

5 komentar:

ayano mengatakan...

wah makin seru ni...mksih bgt sinopsisnya..^^aq baca trus lho...

tifa mengatakan...

eh ibuku ngikutin film seri ini juga lho. aku sempat nonton episode yg yoo hee minta moo ryong jadi pacarnya utk ngelunasin utang, kl gak salah pas hari minggu beberapa waktu lalu. tapi abis itu ga bisa nonton lagi karena pulang malam terus, huhuhu. aku baca dari blognya ai dah kebayang lucunya:) pokoknya lanjutkan!

ai mengatakan...

@yano...makasih dah mampir dan baca ^.^

@Tifa, wah asyik tuh kalo ibuku juga begitu, aku gak perlu ngungsi ke kamar kakaku buat nontong... wahaha, jadi curhat......

Ari RF mengatakan...

wow makin seru aja ni, senyum jong ha manis tapi mengandung arti ya oppa john hoon hehehehe

ai mengatakan...

tapi menurutku aktingnya disini kurang bagus..... gada perkembangan dari peran pangeran Yul.....padahal aku ngarepin lebih lho *gaya pengamat akting...wkwkwkw

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...