Rabu, 02 Januari 2013

[Sinopsis] Salamander Guru and the Gang Episode 9 part 1

cameo: Jeon Won Joo as Won Sam omma 
(yang di Thank You jadi Nenek Song, nenek yang suka sama Mr. lee)

- = Salamander guru and the Gang Episode 9-1= - 
'Ibunya Won Sam'

Pagi di mulai dengan kekesalan Won Sam yang selalu jadi tukang ini dan itu bagi 3 yang lainnya. Pagi ini ia di minta membelikan hotdog. Sepeninggal Won Sam, datang seorang ibu-ibu yang mengatakan ingin bertemu dengan Salamander Guru. 

Begitu melihat Seon Dal, si ibu langsung menebak, “Ah, kau asisten Won Sam, kan? Matamu miring dan kau terlihat seperti rubah. Dia bilang kau punya kepala besar.” 
Seon Dal refleks memegangi kepalanya....

Si ibu lalu menatap Min Hyuk. Kau pasti Min Hyuk si James dari Amerika kan? Aigo, ia bilang kau itu lebih cantik dari seorang gadis, ternyata benar….” 

Lalu Guru pun kebagian jatah, “Aigoo, pak tua… kau cukup tampan, tapi kenapa kau bisa kehilangan pikiranmu?” 
Walhasil ketiga penghuni kuil bingung tentang siapa sebenarnya si ibu-ibu itu. Jawaban di dapat saat Won Sam datang. 
 “Ommaaaaaa!!!!” 
“Aigoo, Won Sam!! Anakku….” 
Keruwetan makin menjadi, ternyata selama ini Won Sam mengaku pada ibunya kalau ia adalah Guru Salamander. Ia juga mengaku pernah ke Amerika untuk belajar Baseball untuk menutupi bahwa saat itu ia ada di dalam penjara. Won Sam memohon, karena kesehatan ibunya tak baik, ia mohon agar Seon Dal dan Min Hyuk mau ikut dalam sandiwaranya setidaknya selama beberapa hari saja sampai Ibunya pulang. 
Ibunya Won Sam memasakkan sup ayam utuh. Tentu saja ia mendahulukan Won Sam sang Guru untuk mendapat paha, lalu pak Tua paha juga, sedang James dapat sayap dan Seon Dal dapat leher. Haha, poor Seon Dal. 
Ibu mengkhawatirkan Won Sam yang menurutnya jadi kurus. Ia juga menanyakan soal kapan Won Sam akan menikah, dan bagaimana soal gadis yang katanya mengejar-ngejar Won Sam?
Pucuk di cinta ulam pun tiba, Gyu Seon datang. Won Sam memperkenalkan Gyu Seon pada Ibu. 
“Aha, jadi ini adalah wanita yang terus mengejarmu?” 
“Apa?” Gyu Seon bingung. 
Ibu mengomentari Gyu Seon yang terlalu kurus, idealnya wanita harus berisi agar mudah punya anak. 
Won Sam lalu mengajak Gyu Seon bicara berdua. Sama seperti pada Seon Dal dan Min Hyuk, pada Gyu Seon pun Won Sam minta Gyu Seon pura-pura jadi pacarnya. 

Apa yang di bilang Won Sam soal Ibunya yang sakit parah sepertinya benar. Karena Ibu sempat kesakitan di bagian dada dan punya obat khusus untuk itu. Setelah meminum obatnya, Ibu nampak antusias melihat Won Sam jadi peramal….
Dasar Won Sam suka lebay dan rada oneng, ia hampir mengacaukan acara ramal-meramal. Untung saja Seon Dal berusaha memback-upnya. Tapi emang Won Sam mah suka lebay, demi menyenangkan ibunya, ia malah nari-nari ‘doa perkawinan’. Padahal si costumer jelas bingung plus takut. Tap si Ibu malah nampak bangga dengan Won Sam.

Selesai meramal, Won sam memamerkan uang 100 ribu Dollar pemberian si costumer. Ibu memuji Won Sam yang pintar mendapatkan uang. Dan sebaliknya ia ngomel pada Seon Dal yang menurutnya ‘mengganggu’ prosesi ramalan. 
Saat malam menjelang tidur, Guru ngeluh-ngeluh ingin tidur di tempat tidurnya. Karena Won Sam dan Ibu yang kini menempati kamar utama, kini tiga yang lainnya mesti rela gelaran di ruang tamu… 
Seon Dal menenangkan Guru, ia kemudian menceritakan perihal Won Sam.
“Ibu Won Sam yang sudah tua dan hanya punya anak Won Sam, melepas Won Sam dengan harapan tinggi. Won Sam rencananya ke Seoul dengan niat mengejar karir sebagai pemain baseball. 
Malang tak dapat di tolak, Won Sam mesti meninggalkan tim bisbol karena cidera. Pada suatu malam, dua orang lelaki yang berpapasan dengan Won Sam membuat ulah. Mereka yang tak terima tersenggol Won Sam, memulai perkelahian. Di luar dugaan, Won Sam mampu mengalahkan mereka. 

Tak lama, muncul seseorang. Orang itu tertarik melihat kekuatan dan keahlian berkelahi Won Sam, ia pun menawarinya menjadi anggota Geng. Won Sam yang lontang-lantung akhirnya menerima tawaran itu. Sayang kemudian ia tertangkap polisi. 
Sebelum masuk penjara, Won Sam yang mendapat kesempatan menelpon ibunya memberitahu sang ibu kalau ia akan ke Amerika
Won Sam menikmati tidur dalam pelukan ibunya. Ia sudah mulai tertidur saat ibu memegangi dadanya yang sakit. Saat ibu hendak meminum obatnya, ia tak sengaja melihat foto Guru di atas nakas (meja kecil). 

Esoknya, Won Sam sengaja berdiri di depan resto dengan plank parkir Vallet. Saat sebuah mobil mewah datang, ia menyambut tamu itu dan mempersilahkannya masuk. Laluuuuuuu, ia yang hanya punya waktu sebentar segera menjemput ibu… 
Begini kira-kira reaksi ibu melihat mobil yang di bawa Won Sam. Won Sam mengantar ibu berkeliling. 
Setelah waktu mendekati satu jam, dengan alasan ada janji, Won Sam meninggalkan ibu dengan Gyu Seon. Padahal mah, sudah waktunya mengembalikan mobil vallet. Gyu Seon mengajak ibu ke salon kuku. Ibu terpesona pada keramahan dan kemampuan Gyu Seon mengelola uang. 
Sementara itu Won Sam sedang memijiti bahu Seon Dal. Tapi saat terdengar suara Ibu, Won Sam segera duduk gantian Seon Dal yang memijitinya. 
Ibu memamerkan kuku baru dan lipstik baru yang dibelikan Gyu Seon. Ibu menceritakan soal kesan pertamanya pada Gyu Seon, “hantu pelit dari Seoul’. Tapi kemudian pendapat ibu berubah, karena kini semakin mengenal Gyu Seon, Ibu yakin kalau Gyu Seon itu punya kepribadian yang ceria, murah hati, dan tahu bagaimana menghormati orang tua nya.
Kata-kata pujian yang membuat semua yang mendengarnya lega. Tapi kemudian Bom di jatuhkan ibu. Dengan calon anak menantu seperti Gyu Seon, ia ingin kalau Gyu Seon dan Won Sam SEGERA MENIKAH!!!!!!! Atau minimal bertunangan… 
Setelah mengatakan itu, Ibu memegangi dadanya yang sakit dan segera meminum obatnya. Semua mata melihat ibu dengan khawatir… 
Lagi-lagi Won Sam mesti membujuk Gyu Seon. Ia memastikan setelah ibu pulang nanti, ia akan membantu Gyu Seon berkencan dengan Min Hyuk. 
Acara pertunanganpun hampir siap di lakukan. Tinggal menunggu pelaku utama yang tak kunjung datang. 

Ternyata Won Sam masih membujuk Gyu Seon. Gyu Seon sudah menghabiskan beberapa minuman, ia mengaku mesti dalam keadaan tak bisa berpikir untuk melakukan prosesi itu.
Awalnya semua berjalan mulus, tukar cincin sudah di lakukan. Sayangnya, kedatangan Kyung Ja dan Min Jae merusak semuanya. Kyung Ja dan Min Jae sedang main di taman dan tak sengaja melihat acara Won Sam itu…. 
Dari bibir kecil Min Jae, terbongkarlah semua rahasia Won Sam. Mengenai Gyu Seon yang suka Min Hyuk juga mengenai Won Sam yang pernah di penjara…. 
Ibu pun ambruk, dan masuk RS. Won Sam menggenggam tangan ibu, jelas ia merasa khawatir dengan kondisi ibu. Tapi ibu mengaku baik, dan sepertinya ia sengaja tak mau mendengar Won Sam mengaku salah, ia minta Seon Dal membawa Won Sam pergi… 
“Pak tua” Panggil ibu pada Guru yang juga berniat pergi. “Won Sam kami, walau ia tak berguna, aku mohon padamu untuk menjaganya.” 
“Aku mengerti” Jawab Guru
Dan hari kepulangan ibu pun datang. AKHIRNYA…. 
Ibu sepertinya masih ikut jalur sandiwara Won Sam = pura2 gak ngeh dengan rahasia yang sudah terbongkar. Mungkin agar Won Sam tak khawatir. Ia berpesan agar Won Sam bersikap baik dan mengatakan hal yang baik pada para pelanggannya. 


Seon Dal menawarkan ibu untuk mendapat perawatan yang baik, mumpung di Seoul. Ibu bingung....
Ternyata ibu ngobat bukan karena penyakitnya yang berat, ternyata ibu minum obat pencernaan karena selama di Seoul, ibu makan terlalu banyak, sehingga pencernaannya tidak baik. Wkwkwk, wes kadung khawatir ternyata Cuma sembelit…. 
Sebuah perpisahan yang mengharukan…………….. 
*^^*

2 komentar:

Dhani Minho mengatakan...

hehhehehhehe
aduh kok makin akhir episode, jadi nggak ke misi utama..

jadi makin penasaran nich...

Anonim mengatakan...

Lanjutin terus ya!!!!


Semangat!!!!!!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...