Minggu, 03 Februari 2013

[Sinopsis] Salamander Guru and the Gang Episode 10 (End) part 2/2

 
*^^*Salamander Guru and the Gang*^^*
Episode 10 Part 2/2 (End)
Guru menanyakan Min Hyuk pada Duo Salamander, ia kaget saat mendengar kalau Min Hyuk sudah berhasil masuk Ruang rahasia. Ia pun bergegas masuk… 
Seon Dal memutuskan menunda pelarian mereka dan membantu Guru mencari Min Hyuk dulu. Ketiganya kaget saat melihat pintu Ruang rahasia dalam keadaan terbuka, sementara di dalamnya tak ada siapapun… 
Walau bingung dengan kelakuan Guru yang tiba-tiba waras, duo Salamander tetap mengikuti Guru yang mengajaknya ke suatu tempat….
Sementara itu, Min Hyuk dalam kedaan terikat dan mulut di plester di bawa ke sebuah rumah mewah di luar kota. Pria bertato melepaskan plester Min Hyuk dan kembali menanyainya soal Emas batangan. Min Hyuk tetap mengaku tak tahu, ia balik bertanya kenapa ayahnya di bunuh? Apa karena emas itu? Si pria bertato hanya menjawab singkat kalau ayah Min Hyuk itu memang pantas mati. 
“Berhenti, Kyoung Hoon!” Seru sebuah suara, suaranya Guru. Guru memohon si pria bertato yang di panggilnya Kyoung Hoon untuk menghentikan semuanya. Kyoung Hoon menolak, ia mengancam akan menembak Min Hyuk kalau guru mendekat. 
Won Sam ingat pistol yang di gunakan Kyoung Hoon adalah pistol yang mereka ambil dari rumah kepala Polisi. 
“akan lebih baik kalau kau bunuh aku saja…” Guru makin mendekat. 
Kyoung Hoon lalu mengacungkan senjatanya ke Guru, “Kau pikir aku takkan melakukannya?” Min Hyuk mulai cemas, ia lalu memberitahu dimana emas itu berada. well sebetulnya Min Hyuk juga belum yakin, ia menyimpulkannya waktu tadi melewati lambang Salamander (episode 10 part 1). Duo Salamander tak mau kehilangan emas itu, mereka memberanikan diri menyerang Kyoung Hoon . Sempat terjadi rebutan senjata, sebelum akhirnya senjata itu meletus, MENGENAI GURU!. 

Setelah Guru ambruk, Kyoung Hoon kabur, sementara Trio Salamander mencemaskan Guru…. 
Sambil menunggu kedatangan ambulance, Guru akhirnya menceritakan semua pada Min Hyuk. Bahwa pria yang selama ini Min Hyuk cari, si pria ‘X’ bertato salamander, tak lain dan tak bukan adalah Kyoung Hoon, anaknya Guru. Guru mengaku malu, karena ia selama ini bimbang antara ingin menghukum si jahat, tapi di sisi lain si jahat itu adalah anaknya sendiri. Ia juga mengakui kalau selama ini sakit pikunnya adalah BOHONGAN. Juga soal Duo salamander palsu, ia sadar betul siapa mereka. Tapi ia yakin keduanya bukanlah orang jahat, setidaknya mereka lebih kuat dan bisa ikut melindungi Min Hyuk. Jadi ia membiarkan keduanya ikut terlibat dalam sandiwara ini tanpa mereka sadari… 

Mengenai kasino, ingatan Guru pun melayang ke masa 15 tahun silam. Cerita Guru seolah menyambungkan Potongan2 ingatan kecil Min Hyuk, terjalin menjadi sebuah cerita utuh.
Ayah Min Hyuk datang ke kuil Salamander membawa Min Hyuk untuk bertemu Guru. Min Hyuk asik nonton di ruang keluarga, sementara ayahnya dan Guru berbincang. Dulu, ayah Min Hyuk pernah membantu Guru yang sebelum jadi Guru pernah di kejar2 debt collector, dengan menyewakan tempat untuk sembunyi. Kedatangan Ayah Min Hyuk untuk minta tolong. Ayah Min Hyuk mengaku sedang sakit parah dan di vonis takkan bisa hidup lama lagi oleh dokter. Padahal ia ingin mengumpulkan uang untuk bekalnya Min Hyuk. 
Dengan waktu yang sempit, Ayah berniat mengumpulkan uang dengan cepat melalui kasino. Guru pun membantu Ayah dengan meminjamkan basementnya untuk kasino itu. Awalnya, rencana ayah berjalan mulus. Dengan kerja sama dengan seorang anggota polisi sebagai beking, usaha ayah yang sedikit memanipulasi mesin kesino, mulai mendatangkan keuntungan. 
Tapi tak lama masalah datang. Putra Guru (Kyoung Hoon) yang suka mabuk dan menghamburkan uang, datang ke Kuil untuk minta uang pada ayahnya. 

Gagal dapat uang dari ayahnya, Kyoung Hoon masuk ke Ruang Rahasia, dimana Ayah Min Hyuk tampak serius bekerja. Kyoung Hoon tanpa basa-basi minta uang bagian, atau ia mengancam akan mengadukan soal kasino illegal itu pada polisi atau wartawan. Ayah Min Hyuk berusaha mencegah Kyoung Hoon, tapi ia lalu terdorong dan terjerembab membentur meja. 
Kyoung Hoon berusaha menyadarkan ayah Min Hyuk, saat itulah Min Hyuk kecil masuk. Ia melihat ayahnya terbaring dengan kepala berdarah dan Kyoung Hoon yang bertato salamander di sampingnya. 
Guru kaget melihat kejadian itu, ia segera meminta Min Hyuk keluar, juga minta Kyoung Hoon untuk berpura-pura tak ada yang terjadi, kalau bisa bahkan berpura-pura tak datang ke kuil. Tanpa suara, Guru minta maaf pada ayah Min Hyuk. 

Untuk mengurus semua, Guru menelpon Polisi Park, Polisi yang selama ini membekingi ayah Min Hyuk. Guru mengaku kalau itu salahnya, tapi ia minta pada Polisi Park untuk membantunya. Polisi Park bersedia membantu dengan imbalan Kasino warisan ayah Min Hyuk, akan ia kelola. Guru pun terpaksa memberikannya pada Polisi Park. 
Sebagai catatan, Polisi Park itu kini adalah Kepala Polisi, jadi pantas saja kunci yang di ambil Duo salamander dari rumahnya, cocok dengan pintu Ruang rahasia. Sementara itu kunci yang di pegang Guru, sudah di berikan pada anaknya satunya lagi (Episode ) akhir). …
Min Hyuk pun di atur untuk di adopsi orang lain., 

Selama ini, guru terus berusaha membuat Min Hyuk dan Kyoung Hoon tak pernah bertemu. Misalkan saja, sebetulnya Kyoung Hoon buka toko tato, tapi Guru yang tahu Min Hyuk mulai menemukannya akhirnya memaksa Kyoung Hoon menutup tokonya dan pergi. (Episode … dimana Min Hyuk menemukan toko tato yang sudah tutup). Tapi tetap saja nasib akhirnya mempertemukan mereka. 
Walau begitu, Guru terus berusaha menyelamatkan Min Hyuk, dengan membuat skenario untuk memaksa Min Hyuk pergi. Ingat pembatas ruangan yang tiba-tiba roboh (Episode …)? Itu memang di sengaja oleh Guru.. 
“Aku minta maaf, Min Hyuk…” 
Sementara itu, Kyoung Hoon akhirnya membongkar logo Salamander dan menemukan emas di maksud. 
Di sinilah trio salamander kini. Setelah mengirim Guru ke RS, kini mereka menatap lubang bulat dimana sebelumnya ada lambang Salamander. Min Hyuk bertekad menangkap Kyoung Hoon dengan tangannya sendiri. Ia yakin kalau Kyoung Hoon pasti akan menukarkan emas2 itu dalam bentuk cash, karena ia tak mungkin membawa emas itu pergi dalam jumlah banyak. Ia bisa di curigai. Jadi kini mereka mencari tempat yang bisa menukar emas dengan cash sebanyak itu. 
Duo Salamander berusaha sebisanya membantu Min Hyuk, mereka mendatangi salah satau teman uang pernah di penjara bersama mereka. Teman itu kini buka kios semir dan sol sepatu. Keren ya, kiosnya, adem gitu… 
Sementara itu Min Hyuk menemui Taemin, Si pembuat uang palsu (episode,,,). 
Min Hyuk yang membawa tas kulit hitam, bersama Duo Salamander datang ke tempat penukaran/pegadaian. Tapi tak mudah meyakinkan si empunya pegadaian, yang juga teman Duo Salamander di penjara. Sampai scene berganti, ia tetap belum menjawab bersedia membantu Min Hyuk.
Tak lama, memang benar prediksi Trio Salamander, Kyoung Hoon memang datang kesana dengan emas di kopernya. Akhirnya pertukaranpun terjadi, setelah sepakat dengan biaya tukar, Kyoung Hoon langsung membawa uangnya pergi
Saat Kyoung Hoon hendak keluar, masuklah Trio Salamander. Sempat terjadi sedikit duel, tapi kemudian Kyoung Hoon berhasil kabur. Ia kabur naik kereta bawah tanah.
Saat masih menatap kepergian kereta yang membawa Kyoung Hoon, Kyung Ja menelpon Min Hyuk menanyakan soal Kyoung Hoon. 

Tahu kalau Kyung Ja akan menemui Min Hyuk, Duo Salamanderpun pamitan pada Min Hyuk. Tapi sebelumnya mereka berniat menjenguk Guru dulu di RS. Saat berpamitan itu, baru kali pertamanya Min Hyuk memanggil Won Sam dengan 'Hyung'. 

Kyung Ja dan Min Hyuk pun bertemu, keduanya lalu kembali menemui pemilik pegadaian. Kyung Ja baru tahu perihal uang palsu. Ternyata si pemilik pegadaian akhirnya memang bersedia membantu Min Hyuk.
Setelah menjenguk Guru dan meminta maaf atas kelakukan mereka selama ini, Duo Salamander yang bermaksud pergi malah bertabrakan dengan Kyoung Hoon di lorong RS. Gitu2 si Kyoung Hoon ternyata inget juga sama bapaknya.
Perkelahian pun tak terhindarkan, tapi polisi keburu datang. Kyoung Hoon bermaksud mengambil tasnya untuk kembali kabur. 
“Tak ada gunanya kau membawa tas itu. Uang yang kau tukar dengan emas itu adalah uang palsu” Ucap Min Hyuk. Kyoung Hoon pun tak berkutik. Percuma mau kabur, kan ia gak punya modal buat kabur. 

Setelah Kyoung Hoon di tangkap, Duo salamander bermaksud pergi. Tapi tunggu dulu, Kyung Ja mengarahkan senjatanya, “Mapo Lupin!” 

 -= 2 tahun kemudian =- 
Kyung Ja dan Min Jae menemui Guru. Min Jae yang kini sudah kelas 2 SD masih saja menanyakan soal Seon Dal ahjusii. 
“Kau akhirnya akan bertemu orang yang pernah bertemu denganmu sebelumnya” Jawab Guru. 
Hm, mungkinkah maksudnya suatau saat nanti Min Jae dan Seon Dal akan kembali bertemu? Nampak garis senyum di wajah Kyung Ja. 
Sementara itu di sebuah desa, ada tempat yang menamakan dirinya ‘Peramal Salamander Guru’. Mungkinkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah???  Yup, isinya ya si Duo salamander. Mereka tengah punya klien, seorang nenek yang berniat ke luar negeri untuk belajar. Seon Dal berusaha meyakinkan kalau nenek pergi, bagaimana dengan kakek? Si Nenek yang tak suka saran Duo Salamanderpun pergi dengan misuh2 tanpa membayar. 
Tapi kemudian kita dengar kalau Seon Dal menyuruh Won Sam nanti ke rumah si nenek minta soybean sauce. Hm, sekarang bayarannya cukup pake makanan??? 
Tak lama, datang seorang pemuda dengan topi, “Aku datang untuk bertemu dengan Salamander guru”. 
“Kenapa kau bicara tanpa sopan santun? Ini Orang yang bisa meramalmu “ Sahut Won Sam jengkel 
“Jangan bohong lagi, aku mau ketemu Guru yang asli… Kekanakan sekali, masih ngaku jadi salamander Guru” Sahut si
Won Sam makin jengkel, tapi kemudian wajahnya berubah saat pemuda tadi membuka topinya.
“Lama tak jumpa” 
“Min Hyuk- ah!!!” . 

*TAMAT*
Dalam banyak hal, seringkali kita mencoba menutupi kesalahan baik itu yang kita lakukan, atau orang2 yang kita cintai lakukan. Tapi yakinlah, sebaik2 bangkai di simpan, baunya tetaplah akan tercium juga.
Baiknya, hadapailah segala konsekuensi yang harus kita hadapi akibat segala perbuatan kita, walau terlihat sulit, justru ini jalan terpendek untuk menyelesaikan masalah.

Sebaliknya, bila kita di posisi Min Hyuk, posisi yang ingin mencari kebenaran, JANGAN MENYERAH, teruslah berusaha mencari kebenaran itu, walau kadang kenyataan tak selalu semanis yang kita bayangkan. 
 
TERIMA KASIH YANG SUDAH SETIA MENGIKUTI SINOPSIS SALAMANDER GURU AND THE GANG DI CIKURNGORA. SUN SAYANG BUAT KALIAN SEMUA....
MUACH!!

4 komentar:

Dhani Minho mengatakan...

hore...hore....horeeeeeee...horeeee

oppaa minho memang kalem tapi senyumannya manis banget....

unnie chukae karna sudah menyelsaikan sinopsis nya...

gamsa hamnida....gamsa hamnida

Dewi Cendrillon mengatakan...

teh akhirnya finish juga...
dewi bru aja mw mulai nonton, maklum teh bru bli dvdnya stelah skian lama hanya ngelirik2 aja^^

ditgg sinopsis lainnya teh, hwaiting^^

Xadita Valentina mengatakan...

Akhirnya selesai juga...
Nyelesainnya hanya dalam satu malam... Gara2 Minho nih...

tata jein mengatakan...

Kerenn kakk critanyaa...
Dan akhirnya selesei juga bacanya...
Oyaa kakk bikinn in sinopnya UGLY DUCKGLING PITTY GIRL yaa...pliss,n maaf komentarnya baru.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...