buat yang dah nunggu lama, maaf ya baru bisa ngepost sekarang, tapi ini juga separo dulu..... listrik lagi gak stabil, jadi gak berani lama2 nyalain PC.......
Moo Ryong menerima telpon dari Joon Ha dan menerima kabar kalau perusahan Yoo Hee bangkrut, Joon Ha juga mengingatkan Presdir Ma akan melakukan apapun untuk melindungi putrinya. "karena kau Yoo Hee kehilangan segalanya", jadi sebelum semuanya bertambah parah ia minta agar Moo Ryong meninggalkannya.

Moo Ryong mendatangi apartemen Yoo Hee, yang terlihat enggan membiarkannya masuk dan melihat setiap tanda sita di barang2nya.

Namun Moo ryong tetap memaksa masuk, ia melihat seluruh tanda sita, kekhawatirannya pada Yoo Hee malah keluar dalam bentuk marah, "bagimu aku ini apa? aku siapa? kenapa aku harus dengar dari orang lain?"


Yoo Hee membela diri dengan tidak kalah galak, menurutnya walaupun Moo Ryong tahu, Moo ryong takkan bisa membantunya.
"Setidaknya kita menghadapinya bersama2" Moo ryong melunak
"Bersama? kita begini (mendapat kesulitan dari presdir Ma) karena kita bersama, jadi pergi saja.... pergi sana belajar ke luar negri!!" Pinta Yoo Hee menahan sedih.
"apa kau sungguh2?" tanya Moo Ryong tidak mempercayai pendengarannya
"pergilah!" jawab Yoo Hee yakin, padahal hatinya serasa hancur....


Moo Ryong pergi dengan hati berat, di balik pintu Yoo Hee menangis karena telah menyakiti mereka berdua dengan kebohongannya