Sabtu, 11 Agustus 2012

[Sinopsis] Salamander Guru and The Gang Episode 5 Part 2

Salamander Guru and The Gang episode 5 part 2:
Cameo : Lee Hyun Woo as ayah Min Jae
Main di Oh My Lady yang jadi direktur yang suka sama Chae Rim alias rival cintanya Si Won

Gak tahu as calon ibu tiri Min Jae 



"Jauhi Miras... dan jujurlah...."
Hari itu terlihat Kyung Ja dan sunbaenya merazia wine palsu. Kyung Ja keukeuh mencoba minuman di depannya untuk membuktikan palsu atau tidak.
hasilnya? Kyung Ja pun mabuk dan terlambat masuk kantor esok paginya. Kyung Ja berdalih lidahnya lebih handal dalam mencicipi sesuatu daripada mengandalkan mesin. 
Polisi Yun alias sunbaenya Kyung Ja melaporkan sepertinya operasi mereka telah bocor, karena setiap razia mereka tak menemukan wine palsu. Kyung Ja mengusulkan untuk penyamaran, ia menyamar sebagai pramuria bar. Kepala polisi menentangnya, tapi Kyung Ja keukeuh dengan rencananya.
Jadilah malam itu Kyung Ja menitipkan Min Jae pada Seon Dal. Seon Dal sempat heran melihat pakaian Kyung Ja, Kyung Ja menjawab ia sedang ada tugas.
Sementara itu diam-diam Guru hendak minum wine fermentasi sendiri, tapi ketahuan Won Sam. Won Sam ingin mencoba wine itu, tapi Guru melarangnya. Won Sam pun minta bantuan Min Hyuk, Guru di paksa keluar bersama Min Hyuk. Sementara Won Sam asyik menikmati wine itu sendirian. Ia memisahkan anggur utuh dari dalam wine ke sebuah mangkok.

Kyung Ja sampai di bar tempat ia menyamar, seperti biasa ia mengocok kartunya dan mendapat ramalan kalau ia akan berkencan dengan seorang pria.

Kyung Ja masuk, ia menyamar jadi Li Seul yang berumur 25 tahun. Tapi ia di tolak karena wajahnya terlihat tua. Keberuntungan memihak Kyung Ja, salah satu pekerja tidak masuk, jadi ia yang akan menggantikannya.

Ulah Kyung Ja setelah berhasil menyamar adalah meminum minuman yang akan di minum tamu. Wkwk, yang ada tamunya pada marah.
Won Sam menemani Guru menarikan lagu SNSD. Min Hyuk melihatnya dengan aneh, ia duduk menonton sambil makan anggur yang diupisahkan Won Sam dari wine. Hasilnya?? Min Hyuk pun mabuk berat, ia ngacir setelah memeluk Won Sam dan berhasil mencium pipi Guru.

Seon Dal mengajak Min Jae keluar, ia buru-buru membalik Min Jae dan menyuruhnya membeli es krim saat di lihatnya Kyung Ja tengah di marahi seseorang di depan bar. Setelah Min Jae pergi, Seon Dal memanggil Kyung Ja. Tapi yang di panggil tak mendengar.
Setelah di marahi, Kyung Ja akan mulai pekerjaannya lagi saat seseorang memanggilnya, Ayah Min Jae. Karena kebetulan bertemu, ayah Min Jae memberitahu kalau ia akan segera menikah. Walau terlihat kecewa, Kyung Ja berusaha tersenyum dan memberi selamat.
Tepat saat itu Seon Dal masuk dan memanggil Kyung Ja, “Petugas Bong. Apa yang kau lakukan di sini?”
“Sayang! “ Kyung Ja merangkul Seon Dal. Seon Dal bingung. Kyung Ja segera mengenalkan Seon Dal sebagai pacarnya dan telah hidup bersama. Seon Dal tergagap saat ayah Min Jae menanyakan pekerjaannya. Kyung Ja pun berbohong kalau Seon Dal adalah seorang gitaris.
Sebelum berpisah, ayah Min Jae mengajak mereka makan bersama.

Setelah keluar, Kyung Ja memohon agar Seon Dal mau mengikuti sandiwaranya. Kyung Ja tak bisa terlihat menyedihkan ia masih sendirian saat ini sementara ayah Min Jae akan segera menikah.
Paginya Min Hyuk terbangun dengan kepala berat. Won Sam dengan aneh melihat Min Hyuk, ini baru pertama kalinya ia melihat seseorang mabuk karena makan buah anggur dari wine. Wh menirukan gaya Min Hyuk semalam yang mengaku mencintai Won Sam. Min Hyuk menyangkal, ia tak mungkin seperti itu.
Gyoo Seon datang, ia segera merangkul Min Hyuk. Min Hyuk berusaha menghindar, “apa yang salah?”. Ternyata semalam saat mabuk, Min Hyuk merayu Gyoo Seon dan mereka beli kaos pasangan juga cincin pasangan.
“Aku tak tahu. Aku tak ingat….”

Ternyata tak cuma Gyoo Seon korbannya Min Hyuk, ada 3 gadis lain yang mendatangi Min Hyuk. Bahkan ada diantaranya yang mengaku sudah bertunangan.
Min Hyuk meminta maaf, ia benar-benar tak ingat dan berusaha kabur. Ke empat gadis tentu langsung mengejarnya. Won Sam hanya bisa bengong.
Seon Dal bingung dengan pakaian yang harus ia pakai. Tak lama Kyung Ja dan Min Jae masuk. Kyung Ja memberikan dasi biru yang kebetulan cocok dengan pakaian Seon Dal. Melihat Seon Dal tak bisa memakai dasi, Kyung Ja pun membantu memakaikannya.
“Apa kalian kencan hari ini? Mommy juga ganti-ganti baju, ia menghabiskan dua jam untuk itu” Seru Min Jae yang refleks membuat Kyung Ja mengetatkan dasi Seon Dal. Wkwk, kasihan Seon Dal.

Selama perjalanan, Kyung Ja dan Seon Dal saling tukar informasi agar tak canggung jika ayah Min Jae dan pasangannya bertanya kelak.
Won Sam mejeng dipinggir jalan, ia merayu tiap gadis yang lewat tapi tak satupun yang nyantol. Won Sam pun segera menelpon Min Hyuk.
Kencan ganda serta sandiwara Kyung Ja dan Seon Dal sepertinya berjalan lancar…
 Won Sam menelpon Min Hyuk ternyata untuk membuatnya mabuk dan melihatnya merayu para gadis. Won Sam diam-diam mencampur gelas air es Min Hyuk dengan minuman. Ternyata Min Hyuk kalau mabuk malu-maluin, wkwk, 
tanpa kenal bulu ia mendekati tiap gadis dan merayunya. Won Sam si cowok tak tahu malu aja kelihatan malu dengan kelakuan Min Hyuk.

Saat hendak pulang, sandiwara Seon Dal yang mengaku sebagai gitaris musik latin hampir terbongkar. Calon istri ayah Min Jae melihat seseorang membawa gitar, ia meminjamnya agar bisa mendengar Seon Dal memainkannya.

Seon Dal pura-pura menyetel gitar itu lalu mengeluh pundaknya sakit. Sandiwara kembali lancar, Seon Dal terbebas dari permintaan memetik gitar…
Tapi sayang, mobi Kyung Ja gagal di starter. Jadilah mereka menumpang mobil ayah Min Jae.

Kyung Ja dan Seon Dal pun terpaksa berjalan sambil bergandengan untuk mengelabui ayah Min Jae. Kedua reflek melepaskan diri saat sampai di dalam rumah.
Seon Dal berusaha duiduk di antara barang-barang yang berserakan, ia malah nemu bra, wkwk. Kyung Ja menyajikan th, tapi sayangnya ia menumpahkannya ke pangkuan Seon Dal. Seon Dal refleks membuka celananya agar the panas itu tak melukai kakinya. Tapi ayah Min Jae kebetulan datang. Ia langsung masuk hendak memberikan ponsel Kyung Ja yang tertinggal. Ayah Min Jae langsung pergi dengan malu. Seolah nasib buruk belum selesai, Min Jae tiba-tiba bangun, ia kaget melihat Seon Dal baru memakai celananya…

Won Sam kehilangan jejak Min Hyuk, ia mencari-cari dimana Min Hyuk. Sementara yang dicari malah ada di kuil. Guru yang mendengar suara gedubrakan segera mencari asal suara. Tampak Min Hyuk yang mabuk berat tanpa sadar menemukan pintu rahasia…
Paginya Min Hyuk bangun dengan sakit kepala, ia bingung apa ia minum semalam karena ia tak ingat apapun pagi ini. Guru mengingatkan agar Min Hyuk tak minum lagi. Ada yang aneh pada wajah Guru. Sepertinya Guru bersandiwara pikun, ia tampak lega karena Min Hyuk tak ingat semalam telah menemukan pintu rahasia…
Pagi itu tak disangka tamu kuil adalah ayah Min Jae! Ia tentu mengenali Seon Dal. Seon Dal bersandiwara kalau ia bukan Seon Dal, ia berusaha menyembunyikan wajah dan minta Won Sam menggantikannya. Sayangnya Guru malah keluar dan memanggil nama Seon Dal. Rusaklah sandiwaranya…
Ayah Min Jae marah, ia pun segera menemui Kyung Ja di kantornya.
“Pacarmu adalah ... peramal? “
“so what?”
“Kau sudah tahu, dan kau masih menemuinya?”
“Apa urusanmu?”
“tentu saja urusanku, aku adalah ayah Min Jae… Apa kau berencana menjadikan peramal sebagai ayah Min Jae?”
“’Ayah Min Jae?’ Apa kau punya hak untuk mengatakan ini?”
“Apa? “
“Setidaknya dia tidak akan meninggalkan anak seperti yang kau lakukan”
“Jadi kau benar-benar berencana untuk menikah dengan seorang peramal?”
“Aku akan menikah dan membuatmu melihat berapa banyak aku akan lebih bahagia. “ Kyung Ja segera meninggalkan mantan suaminya itu dengan amarah..
Kyung Ja bertemu Seon Dal di warung Soju. Ia menahan Seon Dal pergi, dan memilih minum bersama. Mereka mmbahas tentang ayah Min Jae. Seon Dal minta maaf, Kyung Ja tak merasa ada yang perlu di maafkan, bagaimanapun ia sendiri yang inta sandiwara ini.

“Hidup ini benar-benar lucu…. Sebelumnya aku tidak bisa hidup tanpa ayah Min Jae, setelah itu sepertinya aku malah tidak tahan hidup dengannya… Aku ingin melupakannya.. . Dia meninggalkan ku dengan kenangan menyakitkan” Kyung Ja pun curhat
Seon Dal menawarkan bantuan untuk menghilangkan kenangan buruk Kyung Ja, ia kan Guru, ia punya kemampuan untuk itu. Padahal mah alatnya hanya flash kamera ponsel.
Tapi Kyung Ja tak mau, kalau kenangan itu hilang, ia khawatir kenangan akan Min Jae juga hilang…
Seon Dal lalu mengajak Kyung Ja ke suatu tempat. Sebuah toko musik yang kata Seon Dal adalah milik temannya. Di sana mereka bernyanyi bersama….
*^^*
Epsiode kali ini memang tidak ada kasus yang di pecahkan, tapi setidaknya senyum di wajah Kyung Ja pun mulai pecah. Juga hubungan antara Kyung Ja dan Seon Dal mulai menapaki titik baru…

4 komentar:

Dewi Cendrillon mengatakan...

hwaiting teh, dewi akan setia menunggu^^

ai mengatakan...

'setia menunggu'... kayak tulisan di belakang truk, heheh

Anonim mengatakan...

lagu yang dinyanyiin seon dal sama kyung ja judulnya apa ya?
gomawo..^^

ai mengatakan...

aku gak terlalu ngeh euy kalo sama OST, tapi tar kutanyya sama pengelola Pelangi music deh ya....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...