Rabu, 28 November 2012

Oh La La Couple Episode 17

 
*^^*Oh La La Couple Episode 17*^^*
Yeo Ok memandang kesal pada dua cowok yang mengklaim ingin melakukan yang terbaik untuknya. "Kapan aku pernah meminta kalian berdua untuk transplantasi hati? Aku yang sakit, dan itu penyakitku, dan aku masih perlu waktu untuk mempersiapkan diriku!" Dengan berurai air mata Yeo Ok mengakui ia menghargai perhatian mereka, tapi saat ini ia ingin sendiri.

Setelah 'mengusir' Hyun Woo dan Soo Na, Yeo Ok kembali merenung....
Diluar, Soo Nam berusaha meyakinkan Hyun Woo agar bisa membujuk Yeo Ok. Ia tahu Hyun Woo dan Yeo Ok saling mencintai, ia berjanji untuk berusaha tidak pernah menjadi orang ketiga dalam hubungan YeoOk dan Hyun Woo. Yang ingin ia lakukan hanyalah membuat Yeo Ok bahagia... 

Saat Soo Nam pulang, Ibu langsung menanyakan apa Soo Nam jadi ke Filipina atau tidak? Tapi tak mendapat jawaban.. 
Perhatian ibu berganti pada Il Ran yang nampak lahap makan. Ia berkomentar makannya Il Ran seperti orang yang punya pengemis di dalam perut, soale sebelumnya Il Ran sudah makan sup mie. Hm, ngidam? 
Kepala koki membuat menu baru. Ia minta manager Kang untuk mencicipinya. Awalnya manajer Kang nampak menikmatinya, namun rasa mual tiba2 datang. Kepala koki bingung. Apa ada masalah dengan masakannya? Karena penasaran, kepala koki ikut mencicipi tapi anehnya ia baik-baik saja. Hm, keren. Aku suka cowok yang kebagian mual dari pasangannya yang hamil.heeeee... 
Yeo Ok mengobrol bersama Ae Sook yang penasaran dengan penyakitnya Yeo Ok. Yeo Ok yakin ia akan baik-baik saja sesudah di operasi. Walau memang tak mudah mendapatkan donor yang tepat. Yeo Ok ingin Ae Sook berjanji membantunya menjaga Ki Chan juga Ibu bila sesuatu yang buruk terjadi padanya.... 
Ae Sook minta Yeo Ok tak khawatir tentang Chan dan Ibu. Justru demi mereka lah Yeo Ok harus cepat sembuh...... 
Kepala koki menelpon Yeo Ok untuk menghadiri pesta perpisahan.... 
Tapi ternyata itu hanya akal-akalan, justru saat Yeo Ok datang di tengah pesta, mereka semua termasuk Ketua Tim Layanan tamu mengaku tak pernah menerima surat pengunduran diri Yeo Ok. Ketua Tim bahkan berharap Yeo Ok cepat sembuh agar bisa kembali kerja..
"Yeo Ok, selamat datang!...Cheers!" 
Tak lama Soo Nam datang. Mereka sengaja mengajak Soo Nam sekalian pesta perpisahan juga untuk Soo Nam yang akan ke Filipina beberapa hari lagi. Tapi Soo Nam menegaskan kalau ia takkan ke sana, tepatnya TAKKAN BISA KE SANA.... 
Pesta makin meriah. Yeo Ok dan Soo Nam didaulat untuk duet. Meski awalnya Yeo Ok nampak enggan, tak lama Yeo Okpun mulai larut...... 
Victoria sedang packing saat ingat soal ibunya. Ia pun menelpon minta bertemu. Awalnya si ibu hendak menutup telpon dengan alasan salah nomor, tapi Victoria memohon untuk bertemu terakhir kalinya sebelum ia pulang ke Swedia... 

"Terima kasih telah mau datang". 
"Sudah ku bilang untuk melupakanku bahkan anggap aku tak ada ..." ibu membuka suara sambil terus menunduk. Victoria berjanji akan mulai melakukannya, tapi ia minta ibu untuk mengangkat wajahnya dan melihatnya. 
"Kau tampak sedang tak sehat. Apa kau sakit?" Tanya Ibu khawatir melihat wajah Victoria. 
"Ya... Tapi sekarang sudah baikan..." 
Ibu merasa bersalah, ia sudah melakukan banyak dosa. 
Victoria minta bertemu ibu karena ia merindukan ibu dan berpamitan langsung seperti sekarang agar tak merasa menyesal nantinya, "Om....mmma....." 
"Eun Hye!" "Awalnya kupikir aku membencimu. Tapi baru2 ini ternyata baru aku sadari aku benci pada dunia yang tak adil... dan ternyata rasa benci itu juga sebenarnya rasa kesepian dan rasa rindu..." 
"Eun Hye.. Aku benar2 minta maaf..." 
Victoria menenangkan ibunya, ia berkata akan hidup dengan bahagia dan menemukan cinta sejati..
Hyun Woo kembali membujuk Yeo Ok untuk menerima saja donor dari Soo Nam. Yeo Ok tetap menolak, tapi itu bukan berarti ia tak ingin hidup. Ia hanya tak mau kalau mesti hidup dengan transplantasi hati dari seseorang yang sudah meninggalkan hatinya??? Ia tak mau jika setiap kali mengambil napas ia akan mengingat Soo Nam dan berterima kasih padanya. 
Sebuah kabar gembira datang, RS menelpon Hyun Woo kalau ada seorang donor dengan identitas rahasia untuk Yeo Ok.. 
Soo Nam ikut bersemangat untuk mengantar Ki Chan ke rumah Yeo Ok. Tapi melihat Yeo Ok, nyali Soo Nam ciut juga. Ia hanya meletakkan bawaan Ki Chan dan berniat pergi. 
Ki Chan menahan Soo Nam, ia ingin menghabiskan waktu dengan ayahnya juga. Apalagi kan Soo Nam mau ke Filipina. Ki Chan memohon pada Yeo Ok. 
Soo Nam tak bisa menyembunyikan kegembiraannya, ia langsung menggendong Ki Chan setelah Yeo Ok mengijinkan Soo Nam tetap di sana hingga waktu makan malam tiba.. 

Sore itu mereka habiskan dengan membuat mie. Mie itu jadi bahan utama Sup Mie. Ke tiganya larut dalam kebahagiaan, Soo Nam dan Ki Chan saling iseng satu sama lain. Akhirnya supnya jadi. Ketiganya mulai makan. Ki Chan keceplosan soal kebisaannya membuat sup mie setelah ia dan ayah browsing di inet. Yeo Ok terharu dan berubah pikiran soal Soo Nam? Entahlah…. 
Saat mengantar Soo Nam pulang, Soo Nam menanyakan kebenaran kalau Yeo Ok akan segera di operasi. Yeo Ok mengiyakan. Ia mengaku akan ke RS besok… 
Dan malam itu di habiskan Yeo Ok dengan memeluk Ki Chan sambil menangis…. 
Yeo Ok berusaha ceria saat masuk ke kamar inapnya. Hyun Woo sempat protes, kenapa Yeo Ok milih kamar itu, padahal kan dia sudah mempersiapkan kamar privat. Yeo Ok beralasan dengan berbagi kamar seperti sekarang, ia bisa berteman dan berbincang dengan yang lain yang secara tak langsung akan jadi sumber energi dan kekuatan. 

Hyun Woo pergi setelah sebelumnya memberi pelukan hangat. Setelah Hyun Woo pergi, seisi kamar mengomentari Hyun Woo itu suami tampan yang baik dan perhatian…. 
Yeo Ok Cuma bisa nyengir…. 
Soo Nam bingung saat di telpon Ibu Yeo Ok yang mengaku tak bisa menghubungi Yeo Ok. Ia terpaksa berbohong dengan mengatakan Yeo Ok baik-baik saja, tapi mungkin sedang sibuk. Setelah menutup telponnya, Ibu tetap khawatir, ia yakin sesuatu sedang terjadi pada Yeo Ok. Hm, power of lovenya ortu… 
Malamnya Yeo Ok terbangun dengan Hyun woo yang tertidur sambil memegang erat tangannya. Tanpa ia sadari sepasang mata lain sedang melihatnya lewat lubang kaca di pintu, mata Soo Nam. 
Esoknya, Yeo Ok di antar oleh hyun Woo menuju ruang operasi. Sebenarnya ada orang lain yang mengiringinya juga, tapi Yeo Ok tak melihatnya. Soo Nam!! 
Tak di sangka ibu tiba-tiba muncul di iringi Ae Sook dan Lee. Ibu agak marah karena Yeo Ok tak memberitahunya sama sekali. Tapi ibu juga tak mempermasalahkannya lagi, yang penting sekarang Yeo Ok harus menjalani operasi dengan tenang. 

Setelah menerima kabar kalau Hati Donor untuk Yeo Ok sedang dalam perjalanan, operasi Yeo Ok pun di mulai. Mereka kaget saat melihat kalau ternyata kanker Yeo Ok sudah mulai menyebar ke pembuluh darah. Tiba-tiba darah muncrat. Tim Dokter segera menangani pendarahan Yeo Ok. 

Sementara itu ambulance yang membawa hati Yeo Ok mengalami kecelakaan. Soo Nam yang dalam perjalanan pergi ke bandara segera memutar mobil saat mendengar kabar itu. 

Termos yang membawa Hati Donor, terjatuh ke jalan. Tapi si perawat yang kesakitan berusaha minta tolong seorang pengendara motor untuk mengantarnya ke RS. 

Ibu Yeo Ok marah besar pada Dokter saat mendengar kabar hati untuk Yeo Ok tak datang karena kecelakaan. Setelah Ae Sook menenangkannya, ia hanya bisa bersimpuh pasrah…. 

Hati yang di tunggu akhirnya datang juga. Sayangnya Hati itu ternyata rusak, dan terpaksa mereka memutuskan untuk membatalkan operasi hari itu. Tapi kabar buruk juga datang dari tubuh Yeo Ok, detak jantung dan tekanan darahnya tiba-tiba menurun, di tambah lagi ada pendarahan di tempat yang sama seperti pendarahan sebelumnya.… 

Soo Nam menemui temannya sekaligus juga Dokter yang menangani Yeo Ok yang nampak sibuk menunggu darah untuk Yeo Ok. Mendengara soal kondisi Yeo Ok, Soo Nam dengan yakin minta temannya itu untuk mengoperasinya. Sebetulnya si Dokter kurang setuju, ia tahu kalau Soo Nam ini jantungnya lemah… 
Tapi Soo Nam keukeuh… 
Jadilah kini ia di bawa masuk ke ruangan Operasinya Yeo Ok. Hyun Woo, Ibu juga Ae Sook kaget melihat Soo Nam… 
Il Ran tiba-tiba nongol di kantor manager Kang. Ia menanyakan kenapa Kang tak pernah menelponnya. Kang mengaku ia terlanjur membuat janji pada Soo Nam untuk menjauhi Il Ran, atau ia akan di bunuh. Il ran gerundel soal ayah bayinya yang ternyata pengecut….. 
 “Tunggu, Il Ran ... Il Ran? 'Ayo, baby’… Apa ini? Ba ... by????” Menyadari yang di maksud Il Ran adalah ia sedang mengandung anaknya, sontak membuat kang menggendong Il ran dengan bahagia… 
Sementara itu Hyun Woo tampak asyik menikmati main game online bersama Ki Chan. Setelah itu mereka menjenguk Yeo Ok. 
Ki Chan langsung menghambur ke pelukan ibunya itu. Yeo Ok dengan bangga memperkenalkan Ki Chan ke teman-teman sekamarnya. Yeo Ok akhirnya keluar dari kamar setelah tahu Hyun Woo ada di luar kamar. 
Hyun Woo mengomentari betapa hebatnya Ki Chan main game online, Ki Chan bisa saja jadi gamer profesional nantinya, kayak anaknya akang Cha…. 
Yeo Ok memandang curiga Ki Chan, main ke warnet?? Tapi Hyun Woo membela Ki Chan… Ah, liat Hyun Woo akrab sama Ki Chan jadi ngerasa kasihan sama Soo Nam… 

Hyun Woo ngajak Ki Chan dan Yeo Ok jalan-jalan, Yeo Ok dan Ki Chan jalan berangkulan. Tiba-tiba mereka kehilangan jejak Hyun Woo. Ki Chan berlari meninggalkan Yeo Ok, ia mencari-cari Hyun Woo di kamar-kamar yang ia lewati. 
Hyun Woo memang ada di salah satu kamar, kamarnya Soo Nam. Menurutku mah, ini Hyun woo sengaja. 
Yeo Ok shock melihat Soo Nam Saat Soo Nam sibuk dengan Ki Chan, Yeo Ok pun menyelinap pergi… 
Hyun Woo menyusul Yeo Ok. Yeo Ok menebak-nebak, mengapa seseorang yang seharusnya di Filipina, sekarang justru ada di rumah sakit yang sama dengannya? Yeo Ok marah besar karena ia merasa di bohongi soal Donor yang di rahasiakan identitasnya. Hyun Woo akhirnya membeberkan kondisi Yeo Ok saat menjalani operasi, dimana ia sudah dalam keadaan kritis sementara Lever dari donornya datang terlambat dan rusak karena kecelakaan. Kebetulan Soo Nam ada di RS, akan lebih mudah dan aman jika Yeo Ok menerima donor dari Soo Nam Jadi menerima Donor dari Soo Nam bisa di katakan sebagai satu-satunya jalan untuk menyelamatkan Yeo Ok. 
Malamnya, Yeo Ok mendatangi kamar Soo Nam, ia terus menatapnya. Soo Nam terbangun tepat setelah Yeo Ok keluar. di luar kamar Soo Nam, pecah tangisnya Yeo Ok.
Dewa dan Dewi asmara seperti biasa sedang berdebat. Dewa keukeuh ingin mengukuhkan ikatan perkawinan yang pernah ada, sementara Dewi lebih menjunjung tinggi cinta sejati… 

Beberapa waktu kemudian…… 
Il Ran kini jadi ibu dari dua anak kembar. Ia tampak sibuk mengajak anak-anaknya bermain…. 
Soo Nam dan manager Kang masih tetap bersaing. Keduanya nampak sedang laporan pada GM Hyun Woo. 
Tak lama, muncul Yeo Ok, “Saya baru saja kembali dari pelatihan di kantor pusat Amerika, dan nama saya Na Yeo Ok.”…. 
*^^*
posted from Bloggeroid

2 komentar:

nuricka tika mengatakan...

Wah ga sabar nunggu episode selanjutnya, apakah yeo ok pilih sonam atau hyun woo.. Harapan aku sih hyun woo.. ;p ditunggu sinop selanjutnya ya oennie, gumawoo. . ;)

Obat Herbal Diabetes mengatakan...

wah mantap.. korean abis

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...